“BAHAGIA ITU SEDERHANA”

image

by Bambang Widanarko

Kalau bagi saya kebahagian itu tidak perlu di cari.
Bahagia itu sebagai tanda jiwa, kalau perbuatan kita baik maka akan terpancar kebahagian itu dengan sendirinya.

Bahagia Itu Sederhana, Tersenyum, dan Selalu Bersyukur.

Jika kita melakukan hal-hal yang benar:

1. Berfikir benar.
2. Berkata benar.
3. Melakukan yang benar.

Sesuai dengan norma, maka dengan sendirinya air kebahagiaan mengaliri telaga jiwa. Jadi kebahagiaan itu tanda bahwa kita melakukan yang benar.

Mungkin itu sebabnya orang-orang yang memiliki hati yang baik, juga memiliki pancaran wajah yang teduh dan menenangkan.

Dan tiga pilar kebahagiaan yang paling mudah untuk dilakukan setiap hari adalah : Sederhana, tersenyum, dan
selalu bersyukur.

Bahagia itu idak perlu meniru gaya orang lain untuk menunjukan sikap gengsi.

Jadilah diri sendiri dengan hidup apa adanya diri kita sendiri.

Bahagia itu sederhana..

Sesederhana ketika masih ada kehidupan dan cinta dipagi hari.

Sesederhana bisa kentut setelah operasi.

Sesederhana menemukan WC jongkok di kamar mandi.

Sesederhana mempunyai gitar usang yang masih dapat menemanimu bernyanyi.

Sesederhana ketika kita kita tidur masih ada guling yang menemani.

Hidup akan menjadi mudah jika kita sendiri yang membuatnya dengan penuh kesederhanaan. Tidak berpura – pura supaya dilihat orang lain hebat / super / paling pandai / paling berani, melainkan harus bisa mengendalikan diri.

“Jalani hidupmu dengan penuh sederhana, penuh kasih sayang, maka kebahagiaan akan selalu terpancar di raut wajahmu”.

image

“lingkaran inteligent dan kegagalanya”

Intelijen sebagai suatu kegiatan tidak selalu berjalan mulus. Dalam beberapa kasus, operasi intelijen mengalami kegagalan. Kegagalan intelijen bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu :

Kegagalan pada manusianya. Kegagalan pada organisasinya, kegagalan pada informasi intelijen itu sendiri.

Kegagalan intelijen tidak hanya dinilai dari hasil akhir kegiatan intelijen yang gagal memperoleh informasi tetapi juga bisa dinilai dari tiap tahapan-tahapan kegiatan intelijen yang terangkum dalam lingkaran intelijen

Kegagalan intelijen bisa diantisipasi jika dalam operasi intelijen menggunakan kaidah lingkaran intelijen dengan benar dan dalam setiap tahap lingkaran intelijen tersebut disiapkan skenario untuk mencegah kegagalan intelijen.

Lingkaran Intelijen

Salah satu model lingkaran intelijen ada lima tahapan yaitu :

Planning and direction, indentifikasi data-data yang diperlukan dalam kegiatan intelijen yang biasanya didasari atas permintaan dari pengambil keputusan. Tahap ini biasanya didahului oleh permintaan oleh user/pengambil keputusan tentang konteks informasi yang diinginkan. Sebagai contoh ketika terjadi kasus penembakan yang diduga dilakukan oleh gerakan separatis OPM di Puncak Jaya, maka Presiden selaku user memerintahkan kepada Kepala BIN selaku pemimpin organisasi intelijen untuk mencari informasi yang berkaitan dengan kasus penembakan tersebut. Kepala BIN akan memerintahkan anggotanya/tim untuk mencari informasi di lapangan. Tim yang bertugas tentu saja akan membuat perencanaan tentang kegiatan pencarian informasi di lapangan seperti jumlah petugas lapangan, peralatan yang digunakan, jejaring yang bisa membantu kegiatan di lapangan dan lainnya.Collection, adalah pengumpulan data yang diperlukan untuk memproduksi analisis intelijen. Dalam kaidan intelijen Indonesia yang melaksanakan proses collection adalah seorang agen. Dalam kegiatannya seorang agen diatur oleh agent handler atau pengendali. Tugas pengendali termasuk menarik seorang agen jika dinilai seorang agen mengalami kegagalan seperti kedoknya diketahui atau menyimpang dari aturan yang sudah ditetapkan.Processing, yaitu proses interpretasi dan pemilahan data. Dalam fase ini data-data akan dipilah mana yang bisa dianalisis atau yang cukup hanya disimpan. Data yang diperoleh seorang agen belum tentu dapat digunakan untuh bahan analisis misal konteks dan waktunya sudah tidak sesuai dengan konteks target operasi yang diberikan.Analysis and Production, yaitu evaluasi dan analisis data yang tersedia menjadi informasi intelijen yang tepat dan akurat. Dalam tahapan ini kegiatan dilakukan oleh seorang analis. Data/informasi yang diperoleh oleh agen setelag dipilah akan dianalisis sesuai dengan konteks target operasi. Data yang diolah tentu saja harus akurat dan tepat sehingga menjadi bahan-bahan user untuk pertimbangan pengambilan keputusan. Beberapa organisasi intelijen terutama di Indonesia masih menggabungkan tahap processingdengan tahap analysis and production.Dissemination, distribusi produk intelijen kepada user/pengambil kebijakan.

Tahapan ini adalah distribusi produk intelijen kepada user/pengambil keputusan. Linear dengan contoh pada faseplanning and direction  tentang kasus penembakan di Puncak Jaya, maka ketika data-data yang diperoleh di lapangan sudah diolah oleh analis menjadi produk intelijen yang sudah diuji ketepatan dan kebenarannya akan disampaikan oleh Kepala BIN kepada Presiden selaku user/pengambil keputusan. Berdasarkan informasi dari produk intelijen ini Presiden akan memutuskan penanganan penembakan di Puncak Jaya, misal setelah diketahui bahwa musuh mempunyai kekuatan 1 regu personel OPM maka Presiden memerintahkan kepada Panglima TNI untuk mengirimkan tim pemukul dengan kukuatan yang cukup. Jika informasi yang disampaikan kurang tepat tentu saja akan berdampak kepada keputusan yang diberikan.

Contohnya adalah jika informasi yang disampaikan kepada Presiden bahwa kekuatan OPM adalah 1 regu (8-10 orang), ternyata fakta dilapangan adalah 1 pleton (20-30 orang) maka  ini akan berakibat kepada tim pemukul di lapangan yang akan menghadapi kekuatan yang lebih besar daripada perkiraan sebelumnya.

Jika hal ini terjadi maka proses akan diulang dan biasanya Presiden akan memerintahkan kembali kepada Kepala BIN untuk mencari informasi yang lebih akurat.

Kegagalan intelijen tidak berdampak pada saat kegiatan/operasi intelijen tersebut dilakukan tetapi akan berdampak jangka panjang.

Perbaikan dan Rekayasa

Perlu dilakukan perbaikan-perbaikan/rekayasa kegiatan intelijen melalui perbaikan tahapan kegiatan intelijen (intelligence cycle) yang dihubungkan dengan jenis kegagalan intelijen dari sebagai berikut :

Kegagalan intelijen pada manusianya, untuk mengantisipasi kegagalan intelijen dari faktor manusia. Penunjukkan seorang agen harus dilakukan secara cermat dan jika perlu diuji untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan agen sehingga bisa disiapkan langkah-langkah antisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi.Kegagalan intelijen pada organisasinya, Tahapan planning and direction dan tahapan collection harus bisa mengantisipasi kegagalan intelijen pada organisasi dengan cara membuat perencanaan yang matang termasuk struktur petugas di lapangan dan metode-metode pengawasan dan pengamanan agen di lapangan pada saat menjalani tahap collection.Kegagalan pada informasi intelijen itu sendiri. Jika kegiatan intelijen sudah terbongkar maka informasi yang diperoleh dimungkinkan sudah disesatkan oleh pihak oposisi. Jika hal ini terjadi maka informasi yang dikirimkan oleh agen menjadi tidak valid dan sangat berbahaya jika sampai kepada user dan menjadi dasar untuk mengambil keputusan.

Penutup dan Kesimpulan

 Di Indonesia ada beberapa kasus intelijen yang bisa dianggap gagal. Contoh  kasus kegagalan intelijen yang sampai saat ini masih menjadi perbincangan yaitu kasus Pembunuhan Munir. Fakta persidangan yang mengungkap keterlibatan BIN dalam pembunuhan Munir maka secara langsung menunjukkan bahwa Pembunuhan Munir adalah suatu operasi intelijen.

Potensi kegagalan intelijen sangat besar terutama jika operasi tersebut berdampak pada pelanggaran hukum. Hasil kegiatan/operasi intelijen yang melanggar hukum akan menarik perhatian orang dan menjadi sorotan berbagai pihak. Hal ini akan membuat kegiatan/operasi intelijen yang seharusnya tertutup menjadi terbuka karena dibongkat paksa oleh keingintahuan masyarakat.

Kegagalan adalah hal yang harus dihindari dalam kegiatan/operasi intelijen. Kegagalan intelijen akan membawa dampak tidak baik kepada (1) orang selaku agen atau pelaku di lapangan, (2) kepada organisasi selaku penyelenggara kegiatan/operasi intelijen, dan (3) dampak  kepada informasi intelijen yang dihasilkan menjadi tidak tepat/dimungkinkan sudah disesatkan.

Untuk mencegah kegagalan intelijen maka kegiatan intelijen harus disiapkan, direncanakan, dan dilakukan dalam kaidah yang benar yaitu dalam setiap kegaitan/operasi intelijen harus melaksanakan tahapan putaran intelijen atau dikenal dengan intelligen cycle yaituplanning and directioncollection,processinganalysis and production, dandissemination.

Jika kegiatan intelijen sudah dilanksanakan dengan kaidah intelligence cycle, tetapi tetap ada kemungkinan gaga maka kegiatan intelijen harus dilindungi oleh undang-undang atau kebijakan khusus. Tugas intelijen adalah melakukan sesuatu di luar norma normal yang akan sangat berbahaya jika tertangkap, terbongkar atau disesatkan oleh pihak oposisi/lawan. Intelligence cycle yang dilakukan secara benar dan akurat akan menguragi potensi kegagalan intelijen, seandainya potensi kegagalan intelijen tersebut besar maka inteligence cycle akan membantu menyiapkan bagaimana menghadapi skenario terburuk yang bisa terjadi.

Faktor yang tidak boleh dilupakan dalam mengantisipasi kegagalan intelijen adalah faktor kontraintelijen dari pihak oposisi. Kegagalan intelijen tidak hanya disebabkan oleh pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan kaidah intelligence cycle         tetapi juga bisa disebabkan oleh kegiatan kontraintelijen yang dilakukan oleh pihak opisisi. Dampak terbesar kegagalan intelijen terutama jika kegiatan/operasi intelijen tersebut gagal akan dialami oleh user/pengambil keputusan. User dalam operasi intelijen dalam tataran negara biasanya adalah Kepala Badan Intelijen, Pangliman TNI, atau Presiden. Tentu saja implikasi dari kegagalan intelijen terhadap user tidak hanya sanksi sosial, tetapi tindakan hukum yang berujung pada lepasnya jabatan.

Tidak ada seorang intelijen yang menginginkan kegagalan. Keberhasilan adalah hal yang wajib dicapai oleh seorang intelijen, walaupun tidak ada pujian, Namun kegagalan adalah malapateka bagi seorang intelijen, dan ini sudah jelas tertanam dalam benak sorang intelijen bahwa “berangkat tugas dianggap mati, berhasil tidak dipuji, gagal dicaci maki dan diinterogasi, hilang tidak dicari, mati tidak diakui”,

“Mendeteksi kecurangan” ( Fraoud auditing)

Seiring dengan perkembangan ekonomi saat ini yang merupakan hasil dari proses pembangunan, teah membuat dunia usaha semakin semarak, kompleks, variatif dan dinamis. Masing-masing perusahaan berusaha untuk menggali segala potensi yang ada agar tetap bertahan dan memenuhi kebutuhan pelanggannya. Namun, seperti juga yang dialami oleh negara-negara maju maupun Negara berkembang, setiap pencapaian kemampuan di bidang ekonomi, cenderung diiringi pula dengan munculnya bentuk-bentuk kejahatan baru, baik di bidang ekonomi maupun social.

Para pelaku kejahatan tersebut cenderung untuk mencari dan memanfaatkan berbagai kelemahan yang ada dalam prosedur, tata kerja, perangkat hukum, kelemahan para pegawai maupun pengawasan yang belum sempat dibenahi. Berbagai cara dan usaha telah dilakukan oleh hamper seluruh perusahaan untuk mencegah terjadinya kecurangan baik dengan cara mempromsikan integritas, maupun pengenaan sanksi yang sepadan dengan perbuatan yang dilakukannya. Namun, risiko kecurangan tetap mungkin saja terjadi dalam suatu perusahaan. Hal yang menjadi prtanyaan selanjutnya adalah bagaimana menilai kemungkinan masalah demikian muncul.

Dengan memahami gejala kecurangan (Red Flags) manajemen dapat mengidentifikasikan kondisi kecurangan yang kemungkinan besar akan terjadi atau telah terjadi. Dengan belajar dari kecurangan yang pernah terjadi, maka kecurangan dapat sedini mungkin ditangani oleh manajemen atau internal auditor. Dalam hal ini manajemen dan internal auditor harus “jeli” melihat tanda-tanda atau kecurangan, yaitu antara lain:

–            Terdapat perbedaan angka laporan keuangan yang mencolok dengan tahun-tahun sebelumnya

–            Perbedaan antara Buku Besar dengan Buku Tambahannya

–            Perbedaan yang terungkapkan dari hasil konfirmsi

–            Transaksi yang tidak didukung oleh bukti yang memadai

–            Transaksi yang tidak dicatat sesuai dengan  otorisasi manajemen baik yang khusus maupun yang umum

–            Terdapat perbedaan kepentingan (conflict of interest) pada tugas pekerjaan karyawan

Tanda awal (Red Flags) terjadinya kecurangan sebagai berikut:

1.      Situasi pribadi yang mengakibatkan timbulnya tekanan yang tidak diharapkan, seperti dililit hutang , dan menderita sakit berat

2.      Keadaan perusahaan yang mengakibatkan timbulnya tekanan yang tidak semestinya, seperi kesulitan ekonomi, banyaknya hutang, meningkatnya persaingan dan kredit pinjaman yang terbatas

3.      Risiko pengendalian yang spesifik, seperti satu orang menangani semua bagian dari suatu transaksi yang penting, supervise yang buruk, penugasan dan tanggung jawab yang tidak jelas

Selain hal-hal di atas, terdapat kondisi-kondisi tertentu yang dapat menjadi pemicu terjadinya kecurangan dalam suatu perusahaan. Kondisi-kondis tersebut seperti:

a.       Sistem pengendalian intern yang tidak memadai (lack of internal control sistem) seperti manajemen tidak menekankan perlunya peranan internal control, manajemen tidak menindak pelaku fraud, para eksekutif  menunjukkan sikap hidup kemewahan, internal auditor tidak diberikan kewenangan untuk menyelidiki kegiatan para eksekutif terutama menyangkut pengeluaran yang besar

b.      Prosedur penerimaan pegawai yang kurang memepertimbangkan kejujuran dan integritas calon pegawai

c.       Model manajemen dalam perusahaan itu sendiri  yang cenderung mengarah pada hal-hal yang korup, kurang efisien, ataupun tidak cakap

d.      Karyawan yang terlalu banyak problem yang belum terselesaikan, terutama masalah-masalah keuangan seperti banyak hutang pendapatan rendah, gaya hidup mewah

2.  Mendeteksi Kecurangan

Dalam melakukan pendeteksian terhadap kecurangan, tentunya tidak dapat dilepaskan dari pengetahuan tentang hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya kecurangan dan siapa atau pihak mana yang kemungkinan dapat melakukan kecurangan. Hal ini sangat perlu diketahui oleh pihak yang mendapat tugas untuk melakukan pendeteksian kecurangan, karena dengan mengetahui factor pemicu terjadinya kecurangan dan siapa atau pihak mana yang dilakuakan akan lebih terarah.

Secara umum hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya kecurangan baik yang dilakukan  oleh seseorang ataupun sekelompok orang dapat dirangkum dalam kata GONE (GONE THEORY yang merupakan singkatan dari Greed (Keserakahan), Opportunity(Kesempatan), Need (Kebutuhan), danExposure (Pengungkapan). Dua factor yaitu Greed dan Need terutama berhubungan dengan individu (pelaku kecurangan), sedangkan Opportunitydan Exposure berhubungan dengan organisasi  (korban perbuatan kecurangan). Dalam pembahasan selanjutnya,factor-faktor tersebut dikelompokkan ke dalam factor generic dan factor individu.

Faktor Generik

Factor ini berada dalam pengendalian organisasi (perusahaan) yang mencakup :

·           Kesempatan atau adanya peluang bagi pelaku kecurangan (opportunity) :

Kesempatan melakukan kecurangan tergantung pada kedudukan pelaku terhadap obyek kecurangan. Kesempatan untuk melakukan kecurangan tidak dapat dihilangkan secara keseluruhan atau seratus persen. Usaha untuk menghilangkan kesempatan terjadinya kecurangan secara keseluruhan menjadi tidak ekonomis dan tidak produktif selama perusahaan tersebut masih memiliki asset, dimana asset tersebut diperdagangkan, mengalir, dan ada dalam pengendalian pihak lain seperti karyawan, pembeli, dan penjual.

·           Kemungkinan bahwa kecurangan akan dapat diketahui dan diungkapkan (exposure) :

Kondisi saat ini ada kecenderungan makin tipisnya kepekaan seseorang/sekelompok orang terhadap kecurangan yang terjadi di sekelilingnya. Hal ini mungkin saja dipicu oleh kekhawatiran mereka khususnya berkaitan dengan perlindungan terhadap pihak-pihak yang mengungkapkan terjadinya kecurangan tersebut. Apabila kondisi ini terus terjadi, maka secara logika kecurangan makin merajalela, karena para pelaku kecurangan tersebut merasa bahwa kecurangan apapun yang mereka lakukan tidak ada pihak lain yang berani mengungkapkannya.

·           Sanksi yang dikenakan kepada pelaku jika tertangkap dan perbuatannya terungkap (exposure) :

Terungkapnya kecurangan belum cukup untuk mencegah terulang kembalinya kejadian tersebut dimasa yang akan datang. Oleh karena itu harus ada saksi atas perbuatan tersebut yang jelas, tegas, dan diterapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Suatu perusahaan yang ingin melindungiassetnya harus memiliki kebijakan (policy) yang jelas mengenai sifat dan besarnya sanksi terhadap pelaku kecurangan, seperti :

–            siapapun yang terlibat kecurangan akan dipecat

–            semua kecurangan akan dilaporkan kepada pihak yang berwenang

Factor Individu

Factor ini melekat pada diri seseorang yang melakukan kecurangan. Secara umum, factor ini dapat dikategorikan menjadi dua yaitu :

·           moral yang berhubungan dengan keserakahan (greed). Keserakahan berhubungan dengan atribut seseorang. Bagaimana dengan atribut lainnya yang ada dalam diri manusia seperti kejujuran, integritas, loyalitas dan sebagainya, adalah sulit untuk mengetahui apakah seseorang memiliki atribut serakah ini atau tidak.

·           Motivasi yang berhubungan dengan kebutuhan (need). Salah satu yang menjadi penyebab seseorang atau sekelompok orang melakukan kecurangan adalah berhubungan dengan kebutuhan ekonomi. Disamping itu juga dapat disebabkan oleh adanya perasaan ketidakpuasan atas kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen, balas dendam, dan tantangan.

Tujuan utama dari pendeteksian kecurangan adalah dalam rangka membantu perusahaan menciptakan suasana sehat dan menguntungkan di dalam lingkungan perusahaan dengan mencegah terjadinya kerugian akibat kecurangan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendeteksi kecurangan adalah :

1.      Jangan mengabaikan hal-hal yang jelas. Hal ini untuk menghilangkan kesan bahwa penyelidikan terhadap kecurangan selalu merupakan aktivitas kompleks, padahal dalam prakteknya tidak selalu seperti kesan tersebut di atas. Disamping itu, dalam prekteknya, kebanyakan perbuatan kecurangan meninggalkan jejak yang jelas.

2.      Berikan perhatian pada penyimpangan yang terjadi, jangan selalu mencari penyelesaian yang kompleks, dan mulailah dengan mencari penyelesaian yang paling sederhana.

3.      Lakukan konsentrasi ada titik yang paling lemah dan sederhana di dalam kecurangan.

4.      Pendeeksian dan pencegahan kecurangan merupakan aspek rutin, bukan suatu hal yang hanya dilakukan sekali.

5.      Tujuan utama mendeteksi kecurangan adalah mencegah terjadinya, bukan mendeteksi seluruh kecurangan.

6.      Sumber daya dan kemampuan harus dialokasikan secara khusus untuk melakukan tugas tersebut.

7.      Mendeteksi kecurangan berarti kerja keras.

8.      Kecurangan dapat lolos dari deteksi disebabkan tidak seorangpun ditugaskan untuk itu.

3.        Teknik Mendeteksi Kecurangan

Teknik mendeteksi kecurangan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

3.1. Critical Point Auditing (CPA)

Setiap perusahaan pasti memiliki titik rawan yang sering digunakan sebagai tempat terjadinya kecurangan. Apabila kecurangan terjadi pada titik tersebut, akan dengan mudah diketahui. Namun, dalam banyak hal keberhasilan suatau kecurangan lebih banyak disebabkan kepandaian pelaku dalam menyembunyikan kegiatannya diantara transaksi-transaksi yang ada.

CPA merupakan suatu teknik dimana melalui pemeriksaan atas catatan pembukuan, gejala suatu manipulasi dapat diidentifikasi. Hasilnya berupa gejala atau kemungkinan terjadinya kecurangan yang pada gilirannya mengarah kepada penyelidikan yang lebih rinci. Metode ini dapat digunakan pada setiap perusahaan. Semakin akurat dan komprehensif suatu catatan, maka semakin efektif teknik ini dalam mengetahui gejala kecurangan.

Critical Point Auditing ini adalah :

1.      Analisis Tren

Pengujian ini terutama dilakukan atas kewajaran pembukuan pada rekening buku besar dan menyangkut pula pembandingannya dengan data sejenis untuk periode sebelumnya maupun dengan sejenis dari cabang-cabang perusahaan. Data-data yang digunakan biasanya berupa : Rekening Buku Besar, Neraca, dan Anggaran.

Pembandingan dengan periode sebelumnya dapat diarahkan untuk :

–            mendapatkan gejala manipulasi yang dilakukan oleh pihak internal perusahaan yang melakukan kecurangan.

–            mendeteksi kemungkinan adanya kerugian kecurangan.

Dampak atas kecurangan yang didasarkan atas analisis rasio dan kinerja adalah hal yang penting untuk diamati lebih lanjut. Seorang pelaku kecurangan tidak dapat menjamin bahwa tindakannya dapat dilakukan erus menerus secara teratur. Pelaku tersebut mungkin cukup agresif, namun jika pengawasan ditingkatkan atau jika prosedur ataupun pengendalian yang efektif diterapkan, kecurangan akan dapat dideteksi. Para pelaku kecurangan tersebut membutuhkan waktu dan usaha untuk menciptakan kesempatan yang baru. Dengan adanya ketidakteraturan dalam kesempatan untuk melakukan kecurangan, maka memberi dampak tehadap ketidakkonsistenan pelaku kecurangan dalam melakukan kecurangan tersebut akan nampak dalam pembukuan perusahaan.

2.      Pengujian Khusus

Pengujian khusus dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan yang memiliki risiko tinggi untuk terjadinya kecurangan. Kegiatan-kegiatan tersebut seperti:

·           Pembelian

Kecurangan pembelian umumnya dilakukan dengan cara meninggikan nilai yang terdapat dalam faktur. Dalam setiap kecurangan pembelian, hamper selalu terdapat pengkreditan yang salah pada rekening kreditur. Cara lain yang dilakukan adalah dengan melakukan pembelian fiktif. Hutang yang timbul kemudian dilunasi oleh perusahaan, bukan kepada pemasok, namun kepada pelaku kecurangan. Walaupun rekening dapat dibukukan, namun pelaku kecurangan tidak mampu menyiapkan bukti pendukung yang lengkap. Oleh karena itu, pengujian pertama yang sangat penting adalah untuk meyakinkan keabsahan pemasok.

Langkah_langkah yang dapat digunakan untuk meykinkan keabsahan tersebut adalah :

–            Membandingkan data pemasok dengan data karyawan perusahaan, tentang alamat dan nomor teleponnya. Pengujian ini berguna untuk mengetahui apabila karyawan menciptakan pemasok fiktif dengan menggunakan alamat karyawan tersebut atau alamat kerabatnya untuk menerima pengiriman uang dari perusahaan.

–            Teliti nama perusahaan tempat karyawan bekerja sebelumnya. Bandingkan data perusahaan tersebut denagan data rekanan perusahaan. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinana karyawan melakukan kolusi dengan karyawan tempat dia bekerja sebelumnya.

–            Periksa beberapa rekanan yang mengajukan penawaran kepada perusahaan, dan teiti hubungan antara satu dengan yang lainnya. Pngujian ini dimaksudkan untuk mengetahui adanya tender yang hanya diikuti rekanan yang mempunyai keterkaitan satu sama lain.

–            Teliti faktur pembelian, apabila memenuhi unsur berikut, perlu diteliti lebih lanjut :

§   Tidak terdapat nomor telepon

§   Faktur pembeliannya bukan faktur asli

§   Faktur tidak dikirim melalui pos

§   Tidak terdapat rincian barang-barang yang dibeli (selain kode barang)

–            Verifikasi buku besar

§   Perhatikan rekening hutang yang muncul setelah penunjukan pejabat perusahaan yang baru, khususnya yang menangani pembelian. Tidak jarang, pejabat memilih pemasok yang telah dikenalnya (kemungkinan karena ada hubungan istimewa)

§   Bandingkan buku pembelian tahun berjalan dengan tahun sebelumnya, perhatikan hal-hal berikut ini :

–            Rekening-rekening yang dihapuskan

–            Rekening yang baru

–            Kecenderungan (trend) yang tidak wajar atas suatu rekening

–            Pengkreditan atas suatu rekening selain dari barang yang diterima dan pendebetan selain kas

§   Periksa tingkat kewenangan pejabat dalam melakukan pambelian dan menyetjui faktur. Perhatian harus diarahkan pada kemungkinan memecah pembelian menjadi beberapa pesanan.

§   Lakukan uji-petik terhadap beberapa kontrak, terutama dari pemasok yang barang-barangnya dibeli tanpa ada harga resminya. Perhatikan hal-hal berikut ini :

–            Barang dibeli dari pemasok yang bukan merupakan kegiatan bisnisnya

–            Pembelian tanpa melalui penawaran yang kompetitif

–            Mutu barang dibawah standar

–            Adanya perubahan harga dan/atau perpanjangan waktu

–            Harga kontrak sedikit dibatas ataas (plafon anggaran). Apabila dari hasil pengujian terdapat indikasi adanya kecurangan, langkah berikut harus dilakukan :

·           Teliti kepemilikan perusahaan yang memenagkan tender

·           Teliti kepemilikan perusahaan yang kalah dalam tender

·           Penjualan dan Pemasaran

Kecurangan dalam aktivitas ini biasanya dilakukan dengan seolah-olah terjadi penjualan yang diikuti dengan pengiriman barang namun tanpa pendebetan pada rekening debitur. Kebalikan dengan pembelian, verifikasi atas penjualan dilakukan melalui penelitian atas sumber dokumen. Selanjutnya yakinkan bahwa transaksi tersebut dibukukan dalam rekening yang tepat.

Uraian lengkap pengujian yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

–            Lakukan pengujian terhadap pembeli yang memperoleh harga terendah/memperoleh potongan harga (discount) paling besar

–            Teliti saldo piutang yang melampaui plafon kredit

–            Teliti pembayaran/pelunasan piutang yang melampaui batas waktu tertentu

–            Lakukan analisis atas pesanan penjualan, catatan gudang dan faktur, selanjutnya bandingkan antara ketiganya

–            Teliti pngiriman barang contoh ke gudang/cabang atau pengiriman barang kepada pihak ketiga tersebut. Prosedur ini dimaksudkan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan pengiriman barang sampel

–            Teliti nota kredit untuk barang-barang yang dikembalikan (diretur) dan bandingkan dengan penerimaan barangnya (di gudang)

–            Teliti surat menyurat berkaitan dengan transaksi pembelian. Perhatikan keluhan konsumen, seperti kesalahan dalam faktur dan sebagainya. Trasir keluhan-keluhan tersebut kepada barang yang dipesan, pengiriman barang, dan faktur penjualan

–            Teliti catatan pelunasan piutang ke rekening yang bersangkutan. Trasir ke buku kasnya dan slip pembayaran. Perhatikan perbedaan tanggal, nama pembayar. Prosedur ini dilakukan dalam rangka mendeteksi kemungkinan terjadinya lapping. Dalamlappin, pembayaran dari debitur tertentu dibukukan dalam rekening debitur lainnya seolah-olah salah pembukuan untuk menutupi kecurangan yang telah dilakukan.

·           Persediaan

–          Teliti secara detail catatan-catatan persediaan berkaitan dengan hal-hal berikut ini :

·           Produk yang mempunyai perputaran (turnover) paling tinggi

·           Produk yang ada dalam persediaan, padahal tidak terdapat dalam persediaan tahun sebelumnya

·           Produk yang ada dalam persediaan tahun-tahun lalu, namun tidak tersedia tahun ini

·           Semua koreksi atas catatan persediaan yang disebsbkanadanya perbedaan pada saat dilakukan stock opname

–          Periksa jadual pelaksanaanstock opname tahun lalu dengan cara :

·           Meneliti setiap jenis barang dan kaitkan dengan kewajaran persediaan, perputaran dan ruang penyimpanan yang tersedia

·           Meneliti catatan kerja pengemudi perusahaan pada saat dilakukan inventarisasi

·           Meneliti apakah terdapat pembayaran biaya pengangkutan untuk pihak ketiga pda saat inventarisasi

·           Verifikasi kebenaran barang dalam perjalanan

·           Analisis Hubungan

–            Teliti debitur yang volume pembeliannya menurun dibandingkan dengan tren normal, terutama yang disebabkan oleh pembatalan pesanan maupun retur penjualan

–            Teliti jumlah pembelian yang dilakukan oleh pedagang besar dan dibandingkan dengan jumlah kartu garansi yang dikembalikan oleh konsumen akhir

–            Teliti rasio penerimaan terhadap penjualan kredit, piutang ragu-ragu terhadap penjualan

–            Dapatkan anggaran biaya untuk setiap pusat biaya, dan lakukan penelitian atas biaya-biaya yang realisasinya masih dibawah 50% pada awal triwulan III namun mencapai lebih dari 90% mendekati akhir tahun.

3.2.Job Sensitivity Analysis (JSA)

Setiap pekerjaan dalam suatu perusahaan memiliki berbagai peluang/kesempatan untuk terjadinya kecurangan. Hal ini tergantung dari beberapa factor seperti : akses, kemampuan, dan waktu yang tersedia untuk merencanakan dan melaksanakannya.

Teknik analisis kepekaan pekerjaan (job sensitivity analysis) ini didasarkan pada suatu asumsi, yakni bila seseorang/sekelompok karyawan bekerja pada posisi tertentu, peluang/tindakan negative (kecurangan) apa saja yang dapat dilakukan. Dengan kata lain, teknik ini merupakan analisis dengan risiko kecurangan dari sudut “pelaku potensial”, sehingga penegahan terhadap kemungkinan terjadinya kecurangan dapat dilakukan mesalnya dengan memperketat pengendalian intern pada posisi-posisi yang rawan kecurangan.

1.      Metode Pendekatan

Langkah awal yang dilakukan adalah dengan mengidentifikasikan semua posisi pekerjaan di dalam perusahaan yang menjadi obyek pemeriksaan. Oleh karena itu, hal-hal yang perlu diamati dan dipelajari adalah ;

·     Struktur organisasi

·     Uraian tugas masing-masing pejabat yang ada dalam perusahaan

·      Manual akuntansi dan formulir-formulir yang digunakan

·           Pendelegasian wewenang

Langkah berikutnya adalah menyiapkan analisis setiap pejabat. Simpulan yang diperoleh dari langkah ini harus dapat menunjukkan spesifikasi setiap pekerjaan dan mencatat perbedaan antara akses yang diperbolehkan dengan akses yang direncanakan. Sebagai contoh, petugas bagian pesanan penjualan tidak tidak diperkenankan memiliki akses terhadap catatan pembelian. Namun kita juga harus mempertimbangkan kondisi nyata dari ruangan yang tersedia dalam paerusahaan yang bersangkutan, artinya apabila ruangan petugas bagian penjualan bersama-sama dengan karyawan bagian pembelian, adalah suatu hal yang tidak realistis menganggap petugas penjualan tersebut tidak mungkin membaca, merubah, atau menyembunyikan catatan.

2.      Pengawasan Rutin

Suatu hal yang mudah bagi pelaku kejahatan dalm suatu perusahaan untuk beroperasi, bila mana manajer sibuk dengan tanggung jawab lain. Dalam melakukan pengendalian juga harus diperhatikan hal-hal seperti bawahan lebih pandai dari atasannya, atau bila atasan memiliki bawahan yang mempunyai latar belakang pendidikan yang berbeda.

3.      Karakter Pribadi

Karakter pribadi karyawan harus dipertimbangkan. Hal-hal yang harus diperhatikan seperti :

·    Kekayaan yang tidak bisa dijelaskan

·    Pola hidup mewah

·    Pegawai yang sering merasa kecewa/tidak puas atas keputusan manajemen/tidak naik-naik pangkat

·    Sifat egois dari karyawan (mementingkan diri sendiri)

·     Karyawan yang sering mengabaikan instruksi/prosedur

·      Karyawan yang merasa dianggap paling penting

4.      Tindak Lanjut

Hasil analisis akan memberikan gambaran tentang jenis pekerjaan mana yang mengandung risiko tinggi dan metode fraud yang bagaimana yang sebaiknya diterapkan. Pengujian secara detail harus dilakukan guna menentukan apakah kesempatan yang ada telah digunakan.

“APA ITU MANAGEMENT RESIKO”

@ibeng wi, Artikel ini saya buat supaya tidak lupa bagaimana meminimalisir “Resiko” ancaman dan gangguan yang akan timbul di sebuah perusahaan. ( semoga bermanfaat ) just for you by ibeng widanarko. (Selalu memiliki “Passion” dalam segala hal.

Manajemen risiko sangat diperlukan dalam sebuah organisasi, karena dalam sebuah organisasi perlu mengetahui apa saja yang akan menghambat dalam perjalanan sebuah organisasi tersebut.

Fungsi pokok manajemen risiko :

a. Menemukan kerugian potensial.
Mengidentifikasi seluruh risiko yang akan dihadapi oleh organisasi.

b.  Mengevaluasi kerugian potensial.
Mengenal dan menanggulangi besarnya frekuensi kerugian dan keparahan atau kegawatan kerugian.

c.   Menentuka cara penanggulangan risiko.
Agar suatu organisasi dapat menentukan cara apa yang dapat dilakukan dan tepat untuk menangani sebuah risiko. Apakah itu dengan mengurangi, mencegah, meretensi ( menahan sendiri ), menghindari dan memindahkan kerugian kepada pihak lain.

Macam – Macam Ketidakpastian

1.      Ketdakpastian Ekonomi
2.      Ketidakpastian Alam
3.      Ketidakpastian Kemanusiaan.

C.     MACAM – MACAM RISIKO
a.       Menurut Sifatnya

1.    Risiko Murni

2.    Risiko Spekulatif

3.    Risiko Fundamental

4.    Risiko Dinamis

b.      Menurut Sumbernya

1.     Risiko Sosial

2.     Risiko Fisik

3.     Risiko Ekonomi

c.       Risiko Dalam Bidang Bisnis

1.      Risiko Teknis

2.      Risiko investasi

3.      Risiko Pemasaran

4.      Risiko Politis

D.    IDENTIFIKASI RISIKO

Identifikasi risiko adalah proses menganalisis untuk menentukan secara sistematis risiko ( kerugian potensial ). Identifikasi risiko dapat dilakukan dengan cara :

1.      Pendekatan T – K –P

Ø  T ( Tempat )

Yaitu dimana saja risiko itu berada dan dapat ditemukan pada empat tempat utama antara lain B O U P ( Barang, Orang, Uang dan Prosedur ).

Ø  K ( Kejadian )

Masalah yang dapat diangkat pada hal ini adalah apa saja yang terjadi pada tempat itu.

Ø  P ( Penyebab )

Masalah yang dapat diangkat dalam hal ini adalah mengapa kejadian – kejadian tersebut sampai terjadi. Kejadian – kejadian tersebut dapat terjadi karena disebabkan oleh faktor – faktor operasional seperti manusia, alam, teknologi, aturan dan pasar.

Kejadian – kejadian pada BOUP dapat disebabkan oleh faktor MATAP.

2.      Penyusun Chek List

Dalam identifikasi risiko selain pendekatan T – K – P dapat juga ditelusuri dari siapa penyusun chek list. Penyusun chek list diantaranya manajer risiko dan chek list dari perusahaan asuransi.

Klasifikasi kerugian dalam chek list :

a.       Kerrugian Hak Milik ( Property Losses )

·         Kerugian langsung

·         Kerugian tidak langsung

·         Kerugian pendapatan

b.      Kerugian Berupa Kepada Pihak Lain ( Liability Losses )

c.       Kerugian Personil ( Personal Losses )

Metode Identifikasi Risiko

1)      Metode Kuesioner Analisis Risiko

Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan segala informasi yang diperlukan agar tidak ada yang terlewatkan.

2)      Metode Laporan Keuangan

Metode ini dilakukan dengan cara menganalisis segala laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan catatan keungan lainnya.

3)      Metode Peta Aliran ( Flow Chart )

Metode ini dilakukan dengan cara mengawasi secara langsung bahan yang akan dijadikan barang produksi mulai dari suplier menuju ke gudang bahan menuju proses produksi, setelah barang jadi akan ditaruh pada gudang barang jadi dan akan di psalurkan kepada penyalur dan terakhir akan didistribusikan kekonsumen.

4)      Metode Inspeksi Langsung Pada Obyek

Metode ini harus membentuk sebuah badan yang bertugas untuk mengamati langsung jalannya operasi perusahaan.

5)      Metode Interaksi Dengan Bagian Lain

Metode ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman lengkap dan plaporan mutakhir perkembangan perusahaan.

6)      Statistik Kerugian

Yaitu segala gambaran tentang kerugian yang telah terjadi dan kerugian yang sering terjadi serta seberapa besar kerugian yang sudah terjadi.

7)      Analisis Lingkungan

Metode ini bertujuan untuk mengetahui seberpa besar minat pelanggan terhadap barang yang perusahaan produksi, mengetahui pesaing yang potensial dan siapa saja yang menguasai pemasaran produk yang sejenis.

PENGUKURAN RISIKO

Risiko juga harus di ukur agar kita dapat mengetahui seberapa besar tingkat keparahannya. Risiko perlu diukur untuk menentukan penting atau tidaknya risiko tersebut dan untuk menentukan kegiatan manajemen risiko yang cocok dalam menanganinya.

1.      Dimensi yang harus diukur

Ø  Frekuensi kerugian yang akan terjadi,

Ø  Tingkat keparahan yang ditimbulkan dari kerugian itu.

2.      Dasar pengukuran

Ø  Dasar frekuensi kerugian : kerugian sering, tingkat keparahan kecil.

Ø  Dasar keparahan kerugian : kerugian jarang, tingkat keparahan besar.

3.      Cara mengukur risiko

Menggunakan konsep probabilitas dengan formula rumus sebagai berikut :

Ø  Tanpa dibobot             : P ( E ) = E / S

Ø  Dengan dibobot           : P ( E ) = W ( E ) / W ( S )

Keterangan :

P ( E )  : Probabilitas terjadinya event

E          : Sub set atau event

S          : Sample set atau set

W        : weight ( bobot ) masing – masing event.

PENGENDALIAN RISIKO

Risiko harus dapat dikendalikan agar tidak menimbulkan kerugian yang besar terhadap suatu organisasi ataupun pada perseorangan. Risiko dapat dikendalikan dengan cara menghindari risiko, mencegah risiko, menahan risiko dan memindahkan risiko. Menghindari risiko dan mencegah risiko merupakan pendekatan pengendalian risiko ( risk control ), sedangkan menahan dan memindahkan risiko merupakan pembiayaan risiko ( risk financing ).

1.      Menghindari Risiko

Yaitu pengendalian risiko dengan cara menarik diri dari aktivitas yang menyebabkanrisiko.cara ini dapat dikatakan cara yang ekstrim.

2.      Mencegah Risiko

Yaitu pengendalian risiko dengan cara mempersiapkan diri sebelum terjadi risiko. Seperti menyiapkan alat – alat kebakaran sebelum terjadi kebakaran.

3.      Menahan Risiko

Yaitu pengendalian risiko dengan cara menghadapi / menanggulangi sendiri risiko yang terjadi, untuk risiko yang menyebabkan kerugian kecil. Seperti risiko kehilangan handphone akan ditanggung yang mempunyai HP tersebut.

4.      Memindahkan Risiko

Yaitu pengendalian risiko dengan cara melimpahkan sebagian atau seluruhnya risiko yang akan dihadapi kepada pihak lain. Biasanya pengendalian ini dilakukan apabila kerugian yang ditimbulkan besar. Seperti risiko kebakaran rumah tempat tinggal dipindahkan dengan cara membuka asuransi sehingga risiko tersebut akan dipindahkan kepada pihak asuransi.

KARAKTERISTIK MANAJEMEN RISIKO YANG BAIK

1.      Memahami bisnis perusahaan yang baik

a.       Kunci keberhasilan manajemen risiko.

b.      Tanggung jawab terhadap risiko berada pada tangan semua organisasi.

c.       Pekerjaan berpengaruh terhadap risiko organisasi.

d.      Pekerjaaan berkaitan dengan fungsi lain dalam organisasi.

2.      Formal dan terintegrasi

Manajemen risiko formal meliputi :

a.       Infrastruktur keras (ruang kerja, komputer, struktur organisasi)

b.      Infrastruktur lunak ( budaya kehati – hatian, organisasi yang selalu responsif terhadap risiko )

c.       Proses manajemen risiko ( identifikasi, pengukuran, pengendalian risiko ).

Langkah – langkah manajemen risiko yang terintegrasi secara formal :

a.       Mengidentifikasi semua risiko, mengurangi risiko

b.      Menggunakan Brainstorming ( curah pendapat ) antara manajemen dengan konsultan.

c.       Menghitung probabilitias dan dampak risiko secara kuantitatif.

d.      Menggunakan ukuran risikO yang mudah dipahami.

e.       Melihat ketidakkonsistenan anatar bagian, penghematan dalam pengaadaan risiko.

3.      Mejgembangkan instruktur risiko

Infrastruktur risiko yang mendukung disini adalah struktur organisasi. Perusahaan mengGunakan struktur organisasi yang bervariasi.

4.      Menetapkan -ekanisme pengawasan

MAnajeman risiko ya.g efektif harus mempunyai sistem pengendalian yang baik, agar terjadi mekanisme saling iengontrol, menghindari kekuasaa. yang berlebihan dan ti$ak adanya pemusatan kekuasaan.

5.      Menetapkan batas ( limit )

Merupakan bagian integral dari manajemen risiko. Misal untuk risiko kredit, pembatasan mencakup antara lain konsentrasi kredit pada nasabah, sektor tertentu, tingkat risiko dan calon nasabah.

INOVASI

KINERJA BERKELANJUTAN

Pengembangan Energi Terbarukan

Salah satu aspek penting untuk menciptakan industri semen berkelanjutan adalah ketersediaan energi dan kelangsungan pasokannya. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa terus mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan melalui pemakaian biomassa sebagai bahan bakar alternatif untuk mensubstitusi penggunaan batubara, dan secara bertahap berupaya mengurangi pemakaian energi listrik. Setiap tahun perusahaan selalu meningkatkan penggunaan biomass sebagai bahan bakar alternatif untuk mengurangi pemakaian batubara. Jenis biomass yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif adalah sekam padi, serbuk gergaji, serbuk kelapa (cocopeat) dan limbah tembakau. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menargetkan penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif untuk empat unit pabrik semen di Tuban, secara bertahap dapat ditingkatkan menjadi 3% dari kebutuhan bahan bakar batubara rata-rata 2.000 ton per hari. Pemakaian biomass sekaligus dapat mengurangi emisi gas CO2hingga 15.034 ton eqCO2 setiap tahunnya.

Sumber lain bahan bakar alternatif adalah sampah perkotaan yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat. PT Semen Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pemerintah Kabupaten Tuban untuk pemanfaatan sampah perkotaan sebagai bahan bakar alternatif yakni refuse derived fuel (RDF). Untuk merealisasikannya perusahaan menggandeng Japan Fero Engineering (JFE) dan New Energi Foundation(NEF) sebagai mitra kerja. Potensi sampah perkotaan yang dapat dimanfaatkan mencapai 300 ton  perhari dan mulai diterapkan seiring beroperasinya Pabrik Tuban IV.

PT Semen Tonasa mengembangkan pemanfaatan sorgun sebagai bahan bakar nabati. Perusahaan bekerjasama dengan PTPN XIV melakukan penanaman sorgum pada lahan seluas 1,9 hektar. Secara bertahap luas penanaman sorgum akan ditingkatkan hingga 20 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Pemanfaatan sorgum diharapkan dapat menggantikan pemakaian batubara, sehingga akan menekan biaya produksi hingga 50% sekaligus mereduksi emisi CO2.

Sejak 25 Februari 2011, pelaksanaan CDM di Pabrik Tuban dan Pabrik Tonasa telah terintegrsi di United Nations Frame Work Convention on Climate Change(UNFCCC). Selanjutnya dilakukan tahapan verifikasiCertified Emmission Reduction (CER) pada akhir tahun 2013. Emisi dihitung dengan besarnya ekuivalen substitusi emisi gas karbon (CO2) yang dikompensasi melalui mekanisme perdagangan karbon kredit (carbon credit trading). Potensi penerimaan melalui transaksi Reduksi Emisi Tersertifikasi atau Certified Emission Reduction (CER) pada tahun 2011-2012 mencapai 60.000 CER, dengan nilai 1 CER setara 1-5 Euro.

Program Kelola Lingkungan

Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan Program Kelola Lingkungan dalam upaya pencegahan pencemaran dan polusi, serta membangun ”Budaya Produksi Hijau” dalam pengoperasian pabrik melalui kegiatan:

Pengendalian Pencemaran Air Untuk mencegah pencemaran air akibat terbawanya zat pencemar oleh air hujan, Perseroan melakukan upaya pencegahan melalui: pembuatan slabing beton, pembuatan saluran air, dan pengoperasian oil trap, diikuti pemantauan kualitas air secara periodik, baik oleh internal Perseroan maupun oleh laboratorium independen.-Pengendalian Pencemaran Udara Dalam upaya pencegahan pencemaran udara, seluruh fasilitas produksi yang dimiliki Perseroan dilengkapi dengan peralatan penangkap debu seperti Electrostatic Precipitator(EP), cyclone, conditioning tower, dan bag house filter.Selain penggunaan peralatan yang memadai, Perseroan menyediakan buffer zone, melakukan penanaman pohon pada area green belt di sekitar lahan bahanbaku dan green barrier di dalam dan sekitar pabrik yang berfungsi untuk mengurangi pencemaran udara.

Program Konservasi Sumber daya
Perseroan juga memberi perhatian pada upaya efisiensi pemanfaatan sumber daya alam dan energi untuk menjaga kelangsungan dan ketersediaannya. Oleh sebab itu, Perseroan melakukan langkah konservasi sumber daya, melalui program sebagai berikut:

1. Efisiensi Energi
Dalam rangka pengamanan energi, Perseroan melakukan program efisiensi energi melalui upaya-upaya:

Pemanfaatan BBMA (Bahan Bakar dan Material Alternatif) dari produk samping industri lain dan limbah pertanian sebagai pengganti bahan yang berasal dari alam. Energi alternatif sebagai bahan bakar yang digunakan misalnya oil sludge dan biomass dari sekam padi, cocopeat, sisa tembakau dan lain-lain. Sampai dengan tahun 2012 realisasi pemanfaatan BBMA mencapai 5% dari total pemakaian energi.-Melakukan audit dan pengelolaan energi dalam upaya efisiensi energi listrik dan energi panas. Langkah ini ditindaklanjuti dengan : 

a. Melakukan peningkatan unjuk kerja peralatan dan pengendalian operasi pabrik dalam rangka penghematan energi.

 b. Meningkatkan kapasitas produksi dan mengoptimalkan pengendalian operasi, sehingga index biaya bahan bakar/ton produk menjadi lebih kecil.

2. Pengelolaan limbah B3 dan non-B3
Pengelolaan limbah B3 dan non-B3 dilakukan dengan cermat dan hati-hati, dengan selalu mengutamakan aspek pemenuhan terhadap peraturan perundangan. Upaya co-processing lebih diutamakan untuk menjamin bahwa limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali kedalam proses produksi sesuai dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), sebagai berikut:

-Memanfaatkan oli bekas untuk pelumasan peralatan pabrik.-Memanfaatkan majun dan kaos tangan yang terkontaminasi dengan oli/minyak untuk bahan bakar alternatif.-Melakukan recycle tumpahan material reject untuk dikembalikan ke proses produksi. Di samping pengelolaan limbah internal, Perseroan juga melakukan pemanfaatan limbah dari industri lain sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif dengan metode co-processing. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi bagi upaya penanganan limbah industri dengan aman dan ramah lingkungan.

3. Konservasi Air
Pengelolaan konservasi air dilakukan melalui upaya pemanfaatan air hujan dan air buangan pabrik untuk digunakan kembali (recycle) sebagai air proses dalam rangka efisiensi penggunaan air. Pengelolaan juga dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan dan inspeksi saluran distribusi air (perpipaan, valve, dll) secara kontinyu, yang salah satu manfaatnya untuk air bersih dan pengairan area persawahan milik masyarakat sekitar.

4. Keanekaragaman Hayati
Perlindungan keanekaragaman dilakukan melalui upaya reklamasi lahan pascapenambangan dan penghijauan.

Reklamasi lahan pascapenambangan Kegiatan reklamasi lahan pascapenambangan dilakukan sesuai dengan dokumen AMDAL-UKL/ UPL. Beberapa kegiatan reklamasi yang telah dilakukan oleh Perseroan meliputi:Pemanfaatan bekas lahan tambang tanah sebagai waduk penampungan air, perikanan ,dan sarana hiburan.Pemanfaatan bekas tambang untuk kegiatan pertanian, perumahan, perkantoran, industri dan sebagai tempat usaha.Revegetasi sebagian bekas bekas lahan tambang dengan melakukan penanaman tanaman pelindung dan tanaman produktif.

Pada tahun 2012 Perseroan berhasil melakukan reklamasi lahan tambang batu kapur seluas 20 ha dengan jumlah tanaman sebanyak 43.000 batang pohon yang proses pelaksanaannya dimulai sejak 2011.

Penghijauan

Perseroan melakukan upaya penghijauan secara terencana dan kontinyu, dengan serangkaian kegiatan meliputi:
– Penghijauan Green Belt dan Green Barrier dikelola dengan pola kemitraan bersama warga sekitar Perseroan.
– Penanaman pohon di tepian jalan raya antara Gresik-Lamongan-Sedayu –Tuban sepanjang sekitar 150 km.
– Pengembangan Mangrove Center di pantai Tuban berupa penanaman bibit pohon mangrove.

TINJAUAN OPERASIONAL
Selama tahun 2012 melalui pelaksanaan berbagai program penghijauan di berbagai area, Perseroan telah berhasil menanam berbagai jenis pohon penghijauan dengan jumlah tanaman mencapai 295.815 batang pohon, dengan rincian jenis kegiatan, lokasi dan jumlah penanaman sebagai berikut.

MENGENAL EXEL

Mengenal Operasi Hitung

Beberapa arithmetic operator dalam Ms. Excel 2007 yang sering digunakan adalah:

+ (plus) digunakan untuk menghitung penjumlahan– (minus) digunakan untuk menghitung pengurangan* (kali) digunakan untuk menghitung perkalian/ (bagi) digunakan untuk menghitung pembagian% (persen) digunakan untuk mengitung persentase^ (pangkat) digunakan untuk menghitung pangkat

Fungsi SUM

Untuk menghemat waktu pengerjaan dengan menjumlahkan satu per satu cell, excel menyediakan fasilitas menjumlah yang lebih cepat dengan rumus SUM.

Langkah-langkahnya adalah;

Aktif di cell tempat hasil penjumlahan akan ditampilkanKetikkan rumus =SUM(sorot area angka yang hendak di jumlahkan) contoh =SUM(B3:B10)

Artinya ingin menjumlahkan nilai dari cell B3 hingga cell B10

Fungsi sum juga dapat diakses dengan aktif ke tab formulas > insert functions > pilih SUM (atau dengan mengetikkan SUM pada isian search for a functionSelain dengan akses ke tab formula > insert function > SUM maupun langsung mengetikkan rumusnyab pada formula bar, penjumlahan juga dapat dilakukan dengan aktif ke tab formula >  auto SUM atau dengan memilih symbol ∑ pada tab home (sama dengan auto sum)

Fungsi LOGIKA IF

Fungsi logika IF digunakan untuk menampilkan beberapa kemungkinan nilai/ hasil sesuai dengan kondisi tertentu.

Bentuk Umum dari fungsi IF adalah

=IF(logical_test,[value if true],[value if false])

Langkah-langkah pengerjaan perhitungan dengan menggunakan rumus IF adalah:

Tentukan kategori/ batasan untuk suatu kondisi dengan beberapa alternative kondisi. Contoh jika peserta mempunyai nilai > nilai x mendapat hadiah XXX, jika mempunyai nilai > nilai y mendapat hadiah YYY, jika tidak mencapai maka tidak mendapat hadiahKetikkan formula IF pada formula bar. contoh

=IF(B3>=90,”hadiah kamera”,IF(B3>=80,”hadiah foto studio + make up”,IF(B3>=70,”hadiah kenang-kenangan,” “))) kemudian enter

Artinya jika seorang peserta yang memiliki nilai di cell B3 diatas atau sama dengan 90 mendapat hadiah kamera, jika nilainya 80-89 mendapat hadiah foto studio + make up, jika nilainya 70-79 mendapat hadiah kenang-kenangan, jika nilainya lebih kecil atau sama dengan 69 tidak mendapat apapun.

Rumus IF juga dapat ditampilkan dengan aktif di tab formulas > insert function > ketikkan IF pada seach for a formula > OK.Isikan Logical tes dengan B3>=80, value_if_true dengan “hadiah kamera”, value _if_false dengan IF(B3>=80,”hadiah foto studio + make up”,IF(B3>=70,”hadiah kenang-kenangan,” “)) kemudian klik OK

Rumus IF dapat juga digabung dengan beberapa rumus logika lainnya seperti AND, OR, NOT, dan sebagainya. Berikut contoh penggunaan IF dengan penggabungan logika AND

Fungsi VLOOKUP

Fungsi Vlookup berguna untuk membaca data secara vertical pada suatu cell atau range.

Bentuk umum fungsi VLOOKUP adalah: =VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num)

Langkah – langkah untuk menggunakan fungsi VLOOKUP adalah:

Sebelum menggunakan rumus VLOOKUP, data sumber/ table arraynya di urutkan terlebih dahulu secara ascending/ sort a> zAktiflah pada cell dimana hasil VLOOKUP akan ditampilkan, kemudian ketikkan rumus VLOOKUP di formula bar, misalnya: =VLOOKUP(A3,$A$12:$C$16,2). Artinya kita akan mengisi misalnya cell F3 (cell yang dipilih untuk tampil hasil fungsi) dengan nilai dari table referensi A12 hingga C16 dengan hasil adalah kolom ke dua dari table referensi =nilai dari cell B12:B16. Table array diberikan symbol $ agar referensinya tidak bergeser saat formula yang sama di copy ke baris berikutnya. Symbol $ dapat diketik manual atau dengan menggunakan short cut F4.Selain dengan menggetikkan rumus tersebut pada formula bar, fungsi VLOOKUP dapat dieksekusi dengan aktif di tab formulas > insert functions > ketikkan VLOOKUP pada search for a formula > OKSetelah aktif window formula VLOOKUP, isilah lookup value dengan A3, table array dengan mensorot cell A12 hingga C16, col_index_num isilah dengan 2 > OK

Berikut contoh lain penggunaan VLOOKUP dengan penggunaan table referensi pada sheet yang berbeda dengan sheet aktif.

Artinya table referensi ada di sheet table registrasi peserta dengan data terdapat pada cell B3 hingga C17, dengan nilai yang akan ditampilkan pada kolom C di sheet hasil festival adalah dari kolom ke 2 dari table referensi tersebut (C3:C17)

Rumus VLOOKUP juga dapat digabungkan dengan beberapa rumus lain. Contohnya VLOOKUP digabung dengan SUM,digunakan untuk menjumlahkan nilai dari hasil lookup dengan nilai konstanta/nilai tertentu untuk keseluruhan nilai kolom dalam table tersebut.

Contoh rumusnya =SUM(D4*VLOOKUP(B4,$B$12:$D$17,3))

Fungsi Statistik

1. Max (Range)                       : mencari nilai terbesar dari suatu range.

2. Min (Range)                       : mencari nilai terkecil dari suatu range.

3. Sum (Range)                      : mencari jumlah dari isi data yang terdapat pada suatu range.

4. Average (Range)     : mencari nilai rata-rata dari suatu range.

5. Count (Range)        : mencari jumlah data yang terdapat pada suatu range.

Langkah untuk menggunakan fungsi statistic adalah:

Pastikan semua data yang ada pada table yang akan dihitung dengan fungsi statistic telah benar dan tidak ada data dengan symbol mata uang/ pemisah antara ribu,juta ataupun satuan tertentu yang ditulis secara manual. Aktiflah pada cell yang dikehendaki untuk menampilkan hasil dari fungsi statistictersebut.Jika ingin menjumlahkan data yang ada maka ketikkan =COUNT(sel awal:sel akhir)Jika ingin mengetahui nilai maksimum dari suatu table =MAX(sel awal:sel akhir)Jika ingin mengetahui nilai minimum dari suatu table =MIN(sel awal:sel akhir)Langkah diatas juga dapat dilakukan dengan aktif ke tab formulas > insert functions > pilih jenis operasi statistic yang dikehendaki kemudian OK. Untuk isian kolom numer_1 sorotlah range data yang akan dihitung nilai statistiknya > OK

Fungsi LOGIKA COUNTIF

Fungsi logika COUNTIF digunakan untuk melakukan perhitungan COUNT dengan criteria tertentu. Contoh penggunaan COUNTIF adalah =COUNTIF(F31:F42,”>=95”)

Artinya ingin mengetahui jumlah data yang nilainya lebih besar atau sama dengan 95 dari sel F31 hingga sel F42.

Fungsi Finansial

Fungsi financial adalah kumpulan fungsi yang berguna untuk menghitung data-data keuangan. Aplikasi fungsi financial yang sering dipakai antara lain: menghitung nilai investasi pada bank, menghitung penurunan harga, dan perhitungan pembayaran cicilan.

Fungsi FV (Future Value)

Beberapa elemen dalam fungsi FV adalah:

Rate (tingkat suku bunga)Nper (jumlah periode angsuran)Pmt (besar angsuran yang dibayarakan)PV (nilai saat ini yang akan dihitung nilainya di masa depan)Type (jatuh tempo pembayaran angsuran) jika nilainya 1 maka pembayaran dilakukan di awal periode, jika nilainya 0 maka pembayaran dilakukan di akhir periode.

Bentuk umum fungsi FV adalah: =FV(rate;nper;pmt;pv;type)

Contoh: misalkan untuk membeli sebuah rumah tipe 21 diperlukan biaya Rp.50.000.000,00. Berapa uang uang yang diperlukan untuk membeli rumah tersebut 20 tahun mendatang, jika diasumsikan inflasinya=8%.

Langkah pengerjaannya:

Tentukan cell tempat menampilkan hasil perhitungan FVAktif di tab formulas > insert functions > ketikkan FV pada serch for a formula > OKIsilah Rate dengan 0.08 (karena inflasi 8%)Isilah Nper dengan 20 (karena 20 tahun)Isilah Pmt dengan 0 (karena tidak dilakukan cicilan)Isilah PV dengan -50.000.000 (nilai 50 juta minus karena diasumsikan 50 juta dikeluarkan saat ini)Dari hasil perhitungan tersebut akan dihasilkan nominal Rp. 233.047.857,19

Fungsi PMT

Fungsi Pmt berguna untuk menghitung besar angsuran pinjaman/ cicilan. Elemen yang ada dalam rumus Pmt sama dengan elemen dalam rumus FV yakni rate, nper, pmt, PV,FV dan type.

Bentuk umum rumus PMTadalah: =PMT(rate;nper;pmt;pv;fv;type)

Contoh: jika seseorang ingin membeli rumah seharga Rp. 200.000.000,00, maka berapa cicilan perbulannya, jika suku bunga = 9.75%, dan cicilan akan dilakukan selama 5 tahun.

Langkah pengerjaan:

Tentukan cell tempat menampilkan hasil perhitungan PMTAktif di tab formulas > insert functions > ketikkan PMT pada serch for a formula > OKIsilah Rate dengan 0.975/12 (karena suku bunga 9.75% untuk 1 tahun, sehingga untuk tiap bulannya dibagi dengan 12)Isilah Nper dengan 5*12 (karena periode cicilan selama 5 tahun dengan total sama dengan 60 bulan)Isilah FV dengan 0 (karena tidak diketahui nilai masa depannya, melainkan harga rumah saat ini)Isilah PV dengan -200.000.000 (nilai 200 juta minus karena diasumsikan 200 juta dikeluarkan saat ini)Isilah Type dengan 0 (pembayaran pada akhir bulan)Dari hasil perhitungan tersebut akan dihasilkan nominal Rp. 4.224.848,73. Besar cicilan yang harus dibayarakan perbulannya adalah 4.224.848,73.

Fungsi SLN

Fungsi SLN berguna untuk menghitung depresiasi dari suatu barang. Elemen-elemen yang terdapat dalam formula SLN adalah:

Cost (harga perolehan barang tersebut/ harga beli/ harga beli+biaya perolehan)Salvage (nilai/ harga jual yang masih bisa dicapai oleh barang tersebut setelah dipakai Selama periode tertentu)Life (lama pemakaian barang tersebut)

Bentuk umum fungsi SLN adalah: =SLN(cost;salvage;life) adam

Contoh: jika seserang membeli mobil dengan harga Rp. 119.000.000,00, setelah 4 tahun dijual dengan harga jual Rp. 99.000.000,00, maka berapa depresiasi mobil tersebut?

Langlah pengerjaannya:

Tentukan cell tempat menampilkan hasil perhitungan SLNAktif di tab formulas > insert functions > ketikkan SLN pada serch for a formula > OKIsilah cost dengan 119000000 (karena harga beli mobil 119 juta)Isilah salvage dengan 99000000 (karena harga jual mobil 99 juta)Isilah life dengan 4 (karena mobil hanya digunakan selama 4 tahun)Diperoleh hasil Rp. 3.333.333,33 (nilai depresiasi dari mobil)

THREE-DIMENSIONAL REFERENCE

Reference bisa dipakai untuk melakukan kalkulasi terhadap sel yang tersebar dalam banyak worksheet. Semisal data penjualan dicatat menggunakan Excel. Untuk tiap bulan digunakan satu worksheet. Misalkan di dalam tiap worksheet total penjualan dicatat dalam sel A100.

Jika ingin diketahui total penjualan dalam satu tahun digunakan formula berikut :

=SUM(Sheet1:Sheet12!A100)

NAME

Sekelompok sel bisa diberi nama. Peraturan untuk pemberian nama adalah sebagai berikut:

Semua nama dimulai dengan huruf, backslash ( \ ), atau underscore ( _ )Angka boleh dipakaiSpasi tidak diperbolehkanBentuk referensi terhadap sel tidak boleh dipakai (contoh B5, $A1)Nama bisa berupa 1 huruf (kecuali R dan C)Untuk mendefinisikan Name dapat dilakuan dengan shortcut Ctrl +F3

Jika ingin menambahkan nilai data yang sebelumnya telah diberikan nama, maka penjumlahan dapat dilakukan dengan: =SUM(nama range tersebut)

Format Cell

Format cell digunakan untuk mengatur jenis data yang ada dalam suatu cell. Beberapa jenis pengaturan yang tersedia dalam format cell adalah: general, number, currency, accounting, date, time, percentage, fraction, scientific, text, special,custom. Selain mengatur jenis dari data yang ada pada suatu cell, format cell juga memiliki fitur untuk mengatur alignment, font, border, fill, dan protection.

Langkah yang dapat dilakukan untuk memformat jenis data dalam suatu cell:

Klik kanan> format cellPilih jenis data yang sesuai pada menu number. Jika data berupa tanggal, maka pilihlah date, kemudian pada kolom type yang ada disebelah kanan list pilihan, pilihlah jenis format tanggal yang dikehendaki. Jika data berupa number dan ingin diberikan nilai desimalnya, maka pilihlah number dan pada decimal place, tentukan jumlah angka di belakang koma yang dikehendaki. Untuk data yang berupa nilai mata uang, maka pilihlah currency dengan symbol sesuaikan dengan symbol mata uang yang dikehendaki.Jika pilihan tidak ada maka dapat dibuat dengan menggunakan custom. Contoh jika ingin menampilkan satuan “orang” pada kehadiran rapat kepengurusan maka pada custom ketikkan 0” orang” demikian pula untuk jenis satuan yang lain yang belum tersedia

Beberapa short cut tambahan:

Untuk memasukkan data tanggal sekarang Ctrl+;

Untuk memasukkan data waktu sekarang Ctrl+Shift+:

Untuk berpindah dari format tanggal ke angka serial, gunakan Ctrl+Shift+~

Untuk mengembalikan ke format tanggal klik format cell > date

Karakter manusia

pursuing of mundane life

 Beranda ▼

9 cara jitu menebak kepribadian

1. Golongan darah

Secara umum
– Golongan darah A: Terorganisir, konsisten, jiwa kerja sama tinggi, perfeksionis, dan cenderung mudah cemas.
– Golongan darah B: Santai, bebas, dan sangat menikmati hidup.
– Golongan darah O: Supel, berjiwa besar, tidak suka hal detail, dan tidak mau mengalah.
– Golongan darah AB: Menyukai hal-hal aneh, unik, dan banyak akal.

Secara khusus
– Golongan darah A
Orang dengan golongan darah A adalah orang yang sangat perfeksionis. Banyak hal yang dipikirkan oleh orang golongan darah A agar bisa tampil sempurna di depan umum. Ia adalah sosok orang yang bersungguh-sungguh, sabar, logis, dan setia. Sayangnya, karena sifat perfeksionisnya tersebut banyak orang menganggap bahwa tipe golongan darah A adalah orang yang cerewet dan sering cemas.
– Golongan darah B
Orang dengan golongan darah B adalah orang yang atraktif, ceria, kreatif, dan kuat. Sayangnya, orang dengan golongan darah B terkenal dengan sebutan liar, kurang bertanggungjawab, dan egois. Di beberapa negara, orang dengan golongan darah B dikabarkan sulit mencari pekerjaan karena dianggap akan kurang menguntungkan bagi perusahaan.
– Golongan darah O
Di antara golongan darah yang lain, golongan darah O adalah orang yang paling menyenangkan, optimis, berjiwa besar, dan rasa sosial terhadap sesamanya tinggi. Orang golongan darah O pun juga dikenal sebagai sosok yang romantis dan penuh kejutan. Sayangnya, orang bergolongan darah O memiliki sifat yang sombong, tidak mau mengalah, dan mudah cemburu.
– Golongan darah AB
Jika berdasarkan karakteristik kesehatan, orang dengan golongan darah AB adalah orang yang mempunyai banyak riwayat penyakit yang sewaktu-waktu dapat kambuh. Namun, meski begitu orang dengan golongan darah AB adalah orang yang cool, rasional, ramah, dan mudah beradaptasi. Tak hanya itu, orang bergolongan darah AB juga dikenal kritis.

2. berdasarkan nama

Jika nama berawalan ‘A’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf A, biasanya punya kehidupan yang menyenangkan. Namun, sudah bakat alami bahwa ia susah diatur dan keras kepala. Ia juga orang yang cerdas, dan tidak hanya bisa bicara. Dia cenderung mengaplikasikan ide-idenya menjadi hal-hal yang nyata.
Dengan awalan huruf A di depan namanya, orang ini cenderung kreatif, tegas, pengambil keputusan. Sifat negatifnya, ia adalah orang yang egois, susah dikritik, dan cenderung ingin agar kemauannya diikuti.
Jika nama berawalan ‘B’
Orang yang namanya berawalan huruf B, cenderung emosional, ramah, mudah terharu dan tersentuh. Ia suka kedamaian dan bukan tipe pemimpin. Ia tidak suka sendirian dan merasa kesepian. Sisi negatifnya, ia akan cenderung egois dan tidak mau mendengarkan kata orang apabila ia sedang tergila-gila pada sesuatu atau seseorang. Terkadang, ia juga pelit.
Jika nama berawalan ‘C’
Huruf ketiga alfabet ini adalah representasi dari energi, sehingga orangnya energik, tinggi selera humor, punya banyak bakat dan biasanya blak-blakan. Sayangnya, ia biasanya sedikit tidak sabaran dan kurang peduli pada orang lain.
Jika nama berawalan ‘D’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf ‘D’ selalu punya tujuan hidup yang jelas. Ia adalah pekerja keras, tidak suka mengejudge orang, cerdas dan pengertian. Intuisinya cenderung seringkali tepat, ia juga punya banyak teman serta bisa dipercaya. Ia orang yang kreatif dan punya segudang ide, namun ia juga orang yang sangat keras kepala terutama dalam hal yang berhubungan dengan idealisme, dan ia juga orang yang melankolis dalam hubungan asmara.
Jika nama berawalan ‘E’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf “E’ umumnya suka pada hal-hal yang berhubungan dengan seni. Tidak terlalu suka berkumpul dan nongkrong dengan banyak orang. Ceria dan murah senyum, suka kebebasan, mandiri, tidak suka dipaksa-paksa dan idealis. Sisi negatif darinya, ia terkadang kurang realistis dan pemilih. Ia juga tega menggunakan kata-kata kasar apabila dalam keadaan emosi.
Jika nama berawalan ‘F’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf ‘F’ ini mewakili asmara. Banyak ide dan romantis, sangat dekat dengan keluarga dan pendengar yang baik. Hatinya lembut dan suka menolong, soal asmara ia adalah orang yang setia. Menjunjung tinggi moral dan sisi kemanusiaannya tinggi. Sifat negatifnya, ia cenderung mudah ragu-ragu dan kurang tegas dalam mengambil keputusan.
Jika nama berawalan ‘G’
Berawal dengan huruf G, orang ini cenderung idealis dan konservatif. Ia juga orang yang rapi dan tidak suka acak-acakan. Cenderung suka memaksakan kehendak dan opini pada orang lain, menyenangkan dan selalu punya bahan untuk dipakai berdiskusi. Umumnya ia juga menjadi sosok pemimpin dan orang yang dikagumi karena punya banyak inspirasi.
Sisi negatifnya, ia tidak suka dinasehati orang lain, lebih suka melakukan hal yang ia percaya sendiri. Sulit sekali bagi orang lain untuk meyakinkan dirinya.
Jika nama berawalan ‘H’
Huruf H mewakili kreativitas dan kekuatan seseorang. Umumnya ia tidak suka sendirian, dan bukan sosok follower. Ia adalah orang yang suka tantangan dan gemar melakukan hal-hal baru yang membuat ia penasaran. Biasanya dalam pertandingan, ia juga seringkali unggul dan menjadi sosok yang hebat. Orang-orang yang namanya berawalan dengan huruf H umumnya sukses dalam hal bisnis.
Negatifnya, ia adalah orang yang posesif dan pelit.
Jika nama berawalan ‘I’
Huruf I mewakili kekuatan dan keberanian, sehingga orang-orang yang namanya berawalan dengan huruf I biasanya suka tantangan dan tidak takut mencoba hal baru. Ia juga orang yang tidak egois, hangat dan penyayang. Suka akan barang mahal dan artistik. Sayangnya, terkadang ia suka tiba-tiba kehilangan kepercayaan diri, mudah marah dan emosi sesaat.
Jika nama berawalan ‘J’
Huruf J mewakili ambisi, sehingga orang-orang yang namanya berawalan dengan huruf J biasanya sangat ambisius dan pantang menyerah. Ia juga orang yang rendah hati, mau mengakui kekurangan dan kesalahan tanpa gengsi. Pemaaf, tetapi jangan sampai dibohongi dan disakiti, karena ia bukan orang yang mudah lupa. Sangat pandai berkomunikasi dan juga pendengar yang baik. Sayangnya ia terkadang malas dan keras kepala. Jarang memberikan toleransi pada orang, terutama yang baru dikenal.
Jika nama berawalan ‘K’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf K biasanya suka tantangan. Energik tetapi cukup tenang. Sabar dan tidak grasah grusuh. Ia adalah orang yang berpikiran terbuka dan tidak mudah dipengaruhi orang lain. Justru, orang lain mudah terpengaruh akan kata-kata dan idealismenya. Sisi negatifnya, ia sangat mudah ragu dan terkadang kurang bersyukur atas apa yang sudah dimilikinya.
Jika nama berawalan ‘L’
Huruf L mewakili aksi, di mana orang yang namanya berawalan dengan huruf L tidak suka hanya ngomong saja. Ia adalah orang yang dermawan, suka membantu, dan tidak suka melihat orang lain bersedih. Ia punya banyak bakat serta mau mendengarkan orang lain dengan sabar. Ia bukan orang yang terkekang pada masa lalu dan selalu berpikir untuk masa depan. Sisi negatifnya, ia mudah bosan dan terkadang apabila ia sedang tidak mood terlihat sangat egois dan kejam.
Jika nama berawalan ‘M’
M mewakili nama orang yang bisa diandalkan dan suka membantu orang lain. Tidak mudah puas dan selalu bekerja keras. Agak sedikit matre, karena berpikir realistis bahwa di dunia ini hidup harus juga memanfaatkan materi. Negatifnya, ia mudah marah dan punya temperamen yang jelek.
Jika nama berawalan ‘N’
Orang yang namanya berawalan huruf ‘N’ imajinasinya sangat tinggi dan cerdas. Selalu bersemangat dan opininya positif. Ramah dan sangat penyayang. Baginya, sentuhan adalah hal yang sangat penting dalam hubungan. Pendengar yang baik dan seringkali dicari orang dalam hal nasehat. Tidak mudah bosan, telaten dalam belajar hal yang baru. Sisi negatifnya, ia mudah cemburu pada apa yang dimiliki orang lain, dan tidak mudah puas serta bersyukur.
Jika nama berawalan ‘O’
Orang yang namanya berawalan huruf ‘O’ biasanya punya kepribadian yang sangat kuat. Suka belajar hal baru baik lewat buku, film, atau apapun juga. Cerdas dan umumnya gudang pengetahuan teman-teman di sekitarnya. Agak sedikit tertutup dan tidak banyak hal baru yang dilakukan, lebih suka rutinitas. Negatifnya, agak kurang mampu mengendalikan emosi dan tidak mudah mengucapkan maaf.
Jika nama berawalan ‘P’
Orang yang namanya berawalan huruf ‘P’ punya banyak talenta dalam hal seni. Cerdas dan bijaksana. Selalu bersimpati pada orang lain dan tidak mudah menyerah sampai berhasil menggapai apa yang diinginkan. Suka mendominasi pembicaraan dan sangat ekspresif. Sisi negatifnya, ia sosok yang posesif.
Jika nama berawalan ‘Q’
Orang yang namanya berawalan huruf ‘Q’ cenderung selalu berinovasi dan kaya ide. Selalu mencari ide-ide baru untuk dikembangkan dan sangat ahli dalam berbicara maupun membuat sesuatu yang baru. Mampu menghadapi kekacauan dan mengendalikan emosi orang lain. Misterius dan terkadang suka menutup diri. Negatifnya, ia termasuk orang yang membosankan dan suka membicarakan serta membanggakan diri sendiri secara berlebihan.
Jika nama berawalan ‘R’
Huruf ‘R’ mewakili potensial, atau bakat-bakat yang ada di dalam diri seseorang. Orang yang namanya berawalan huruf R biasanya suka akan alam, dan toleransi tinggi. Pekerja keras dan tidak mudah menyerah. Punya passion serta mau belajar mengerti orang lain. Saat ia merasakan penolakan, ia tidak akan bersedih dan dapat mengerti akan hal itu. Sisi negatifnya, ia tidak mudah tersenyum dan dibuat senang oleh lawan jenis. Seringkali terobsesi akan materi sehingga terkadang mengabaikan perasaan orang terdekat.
Jika nama berawalan ‘S’
Huruf ‘S’ mewakili inspirasi, sehingga orang yang namanya berawalan dengan huruf S selalu menjadi inspirasi bagi orang lain. Ia punya pesona yang sudah dimiliki sejak lahir. Suka akan hal-hal dan barang-barang mewah dan berkelas.
Ia juga bukan orang yang perhitungan soal uang, dan cenderung senang berbagi dengan sesama. Ia orang yang terbuka dan mudah sekali menemukan celah hal-hal yang menguntungkan dalam bisnis. Ia orang yang mudah bangkit saat gagal, tidak akan terpuruk dalam kesedihan lama. Sayangnya, ia selalu ingin jadi pusat perhatian dan tak suka bila ia menjadi yang kedua.
Jika nama berawalan ‘T’
Huruf ‘T’ mewakili pengembangan, sehingga orang yang namanya berawalan dengan huruf T biasanya suka belajar dan selalu ingin berkembang. Kemampuan kepemimpinannya sangat baik, bisa memimpin dan menyuruh orang tanpa orang merasa direndahkan. Keingintahuannya besar dan suka kerapian. Negatifnya, terkadang ia mudah dihasut dan emosional.
Jika nama berawalan ‘U’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf U biasanya imajinasinya sangat tinggi, cerdas, unik dan tidak suka balas dendam. Sedikit posesif tetapi sangat mengerti pasangan. Sisi negatifnya, ia kadang terlalu blak-blakan dan berbicara tanpa dipikir panjang, sehingga banyak orang yang mudah tersinggung akan kata-katanya.
Jika nama berawalan ‘V’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf V cenderung jujur dan tidak menilai orang lain dari penampilan saja. Setia, pekerja keras, sederhana dan sopan. Ia juga tidak mudah mengubah pendapat dan apabila sudah percaya akan satu hal, ia akan mempertahankan opininya. Bukan orang yang tergesa-gesa dan telaten, sabar dalam menghadapi berbagai masalah di dalam hidupnya.
Sangat suka bersosialisasi sehingga temannya banyak. Namun ia sangat sensitif dan mudah emosi kalau sudah menyinggung urusan asmara.
Jika nama berawalan ‘W’
Punya kepribadian menarik sekalipun juga termasuk orang yang introvert. Kepercayaan dirinya cukup tinggi, stabil dan selalu tenang. Menjadi magnet bagi orang lain karena selalu terlihat ceria dan hampir tak punya masalah. Senang menyendiri, namun sekaligus penyayang, sehingga pasangannya selalu merasa diperhatikan. Mandiri dan tidak bergantung pada orang lain serta senang membuat orang lain bahagia.
Tidak takut akan resiko dan sangat kreatif dalam pekerjaannya. Sayangnya, sisi negatifnya terkadang ia terlalu berani dalam mengambil resiko dan kurang berpikir panjang.
Jika nama berawalan ‘X’
Orang yang namanya berawalan dengan huruf X cenderung sensual dan selalu menarik perhatian orang di sekelilingnya. Cerdas, dan mudah beradaptasi di lingkungan baru. Selalu fokus dan tidak mudah digoyahkan. Suka akan petualangan dan hal-hal yang menegangkan. Ia juga tidak suka hal-hal rutin dan merupakan pribadi yang unik. Sisi negatifnya, mereka suka bergosip dan membicarakan kejelekan orang lain.
Jika nama berawalan ‘Y’
Huruf Y mewakili kemandirian seseorang, sehingga orang yang namanya berawalan dengan Y bukanlah sosok manja yang suka merengek. Ambisinya besar dalam meraih apa yang dinginkan. Cinta kebebasan dan tidak suka dikekang. Punya pendirian tetap dan kreatif. Selalu maju dalam berpikir dan tidak kolot. Hidupnya dikelilingi orang-orang yang menyenangkan karena ia sendiri adalah sosok yang cemerlang.
Sifat negatifnya, ia sering plin plan saat dihadapkan dengan banyak pilihan.
Jika nama berawalan ‘Z’
Huruf Z mewakili harapan. Ia yang namanya berawalan dengan Z cenderung bisa dipercaya, tidak mudah membocorkan rahasia, bersifat lembut dan diplomatis.
Ia sangat ramah apabila diminta pendapat atau masukan, berpikir dan merespon cepat serta cinta damai. Ia sangat pengertian dan toleransinya tinggi. Sisi negatifnya, terkadang ia tidak sabaran dan mudah terpancing emosi saat mendengarkan hal yang kurang enak.

3. berdasarkan warna kesukaan

MERAH
Berani dalam sikap dan menyuarakan pendapatSuka berada di keramaian dan selalu jadi pusat perhatianTegas dan memiliki bakat memimpinTak ragu mencoba tantanganJika marah, cenderung memberontakMemiliki jiwa sosial yang tinggi, tak segan membantuPINK
Memiliki sifat lembut, penyayang dan manisTahu cara berpakaian yang bagusKadang manja tetapi mudah beradaptasiMenyukai hal-hal berbau romantisSederhana dan suka membantu orang lainMenyayangi orang-orang yang dekat dengannyaBIRU TUA
Tenang dan tidak mudah terpancing emosiMemiliki pancaran kecantikan dari dalamTampak tenang dan angkuh tetapi sebenarnya ramahOrang yang bisa diandalkanMampu menyelesaikan masalah dengan cepatSerius dan memegang teguh aturanBIRU MUDA
Berjiwa bebas dan santaiRamah dan mudah bergaul dengan siapa sajaTidak takut mencoba hal baruSuka bekerja di belakang layarEmosi sering naik turun/moodySiapapun yang berada di dekatnya akan merasa nyamanKUNING
Ceria dan penuh semangatSenang bercandaDi balik sikap cerianya, menyukai ketenanganSering ceroboh dan terlalu cepat mengambil keputusanSuka menjadi pusat perhatianOptimis dan memiliki intuisi yang tajamJINGGA
Memiliki ambisi yang besar dalam hidupnyaSelalu hangat menerima semua orangSenang menikmati hal-hal baruMerupakan teman yang baikSelalu punya obrolan menarik yang tidak membosankanMemiliki pemikiran yang terbukaUNGU
Tidak ragu menghadapi masa depanSelalu melakukan yang terbaik untuk hidupnyaSelera tinggi, menyukai barang mewah dan mahalTampak misterius tetapi romantisSulit didekati dan suka menutup diriMudah belajar hal-hal baruHIJAU
Cenderung tenang dalam bersikapTidak mudah tersinggungMemiliki sopan santun yang baikMudah memaafkan orang lainPemikirannya dewasaKeras kepalaCOKELAT
Menyukai kesederhanaanBerpegang teguh pada prinsip yang diyakiniKadang kekanakanSetia dan murah hatiKadang tak suka keluar dari zona nyamanSangat menyayangi keluarganyaHITAM
Cuek dan tidak terlalu peduli omongan orang lainMemiliki pendirian yang teguhSecara alami terlahir cerdasSangat percaya diriMisterius tetapi bersahajaMemiliki pancaran mempesona bagi lawan jenisnyaPUTIH
Tidak suka dibohongiMenyukai kedamaian dan tidak banyak omongTertutup tapi mudah berteman dengan siapa sajaMemiliki perasaan yang halusHatinya tulus, polos dan anggunMerupakan tempat curhat yang baik4. berdasarkan posisi tidur

Posisi tidur: meringkuk

Posisi ini menunjukkan Anda mungkin terlihat keras dan kuat di luar, namun sebenarnya Anda adalah orang yang lembut dan sensitif di dalam. Bahkan, sekalipun Anda terlihat ceria dan supel, sebenarnya Anda itu tipe pemalu saat pertama kali bertemu dengan seseorang.

Posisi tidur: miring ke kiri atau ke kanan, kedua tangan di bawah

Posisi ini menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang tangguh, easy going dan punya banyak teman. Anda orang yang ramah dan tidak sombong sehingga orang lain merasa nyaman berbincang dengan Anda.

Posisi tidur: miring ke kiri atau ke kanan, kedua tangan di atas

Posisi ini menunjukkan bahwa Anda orang yang terbuka dan ramah. Namun Anda punya sifat curigaan dan cemburuan yang cukup besar.

Posisi tidur: telentang, kedua tangan di sisi kanan dan kiri tubuh

Posisi ini menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang pendiam dan berhati-hati. Anda punya standard terhadap segala sesuatu di dalam hidup Anda, sehingga Anda cenderung menginginkan segala sesuatunya sempurna.

Posisi tidur: tengkurap dengan tangan di bawah bantal, kepala menghadap ke kiri atau ke kanan

Posisi ini menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang tidak suka dikritik, berotak encer, ramah dan punya banyak teman serta sedikit urakan.

Anda tidak suka dikekang dan punya pemikiran yang modern.

Posisi tidur: telentang dengan tangan di bawah bantal

Posisi ini menunjukkan bahwa Anda adalah sahabat yang baik, pendengar yang telaten dan sabar, gemar menolong orang lain tetapi Anda sangat rendah hati.

Anda juga bukan orang yang sombong dan suka memamerkan segala sesuatu yang Anda punya.

5. berdasarkan hari kelahiran

Senin
Voila! Beginilah kepribadian orang dengan hari kelahiran Senin; tidak pelit, ikhlas, dan senang membela kebenaran. Sayangnya, meski demikian, orang dengan hari kelahiran Senin ternyata pandai menghamburkan uang, sangat mudah tersinggung, dan kurang pandai berbicara.
Selasa
Sayang sekali, ternyata orang dengan kelahiran hari Selasa memiliki kepribadian yang buruk. Meski ramah, ternyata orang dengan hari kelahiran Selasa ini sangat mudah dipengaruhi, plin-plan, mudah marah, egois, tidak sabar, dan keras kepala. Ya ampun…
Rabu
Berkebalikan dengan orang kelahiran hari Selasa, justru orang dengan hari kelahiran Rabu adalah orang dengan kepribadian suka menolong, banyak rezeki, dan tidak suka mencampuri urusan orang lain. Meski terkesan pendiam, orang dengan hari kelahiran Rabu ternyata suka berbicara yang tidak terduga.
Kamis
Menginjak hari Kamis, ternyata orang dengan hari kelahiran Kamis memiliki kepribadian yang tak jauh berbeda dengan orang kelahiran hari Selasa. Hanya saja, orang dengan kelahiran Kamis adalah orang yang haus akan pujian dan sangat mudah terbujuk oleh rayuan.
Jumat
Selamat! Ternyata, orang dengan kelahiran hari Jumat adalah orang yang sangat pandai dan tidak pelit mambagi ilmu. Selain itu, orang dengan kehairan hari Jumat adalah orang yang menyenangkan, disukai banyak orang, memiliki banyak teman, dermawan, dan kuat akan tekanan mental.
Sabtu
Lahir di hari Sabtu, kebanyakan adalah orang dengan kepribadian yang giat bekerja, pandai menempatkan diri, dan sangat bertanggungjawab. Selain itu, mereka juga sangat pandai menempatkan diri.
Minggu
Pandai bergaul sehingga banyak mempunyai teman dan disukai banyak orang adalah ciri utama orang dengan hari kelahiran Minggu. Didukung dengan kemampuan pandai menyelesaikan masalah membuat orang dengan kelahiran hari Minggu sering menjadi ketua dan pemimpin di berbagai kegiatan.

6. berdasarkan tanggal lahir

Tanggal 1:
Angka satu adalah sebuah permulaan, maka mereka yang lahir pada tanggal ini memiliki bakat alam untuk menjadi seorang pemimpin dan pelopor. Menjadi nomor 1 adalah tujuan hidup mereka. Anda sering mengutamakan berpikir dengan otak daripada menilai dengan hati. Keteguhan hati sering membawa kesuksesan. Sayangnya, sosok kelahiran tanggal 1 sedikit angkuh dan egois.
Tanggal 2:
Anda adalah orang yang taat pada aturan. Anda memiliki kemampuan untuk menjadi seorang dermawan. Anda cenderung menjadi sosok yang emosional tetapi sensitif melihat perubahan kecil yang ada di sekitar. Walaupun terkesan emosional, sebenarnya Anda adalah sosok yang hangat dan akan menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang secara gamblang pada orang lain.
Tanggal 3:
Kemampuan untuk berimajinasi adalah bakat alam mereka yang lahir pada tanggal 3. Anda juga punya kemampuan untuk cepat pulih jika mengalami sakit. Memiliki sifat yang tegas dan tidak canggung apabila harus berdebat karena memiliki sifat kritis. Wanita yang lahir pada tanggal 3 cenderung menjadi sosok yang tomboi. Anda adalah orang yang ekspresif dan tidak canggung menunjukkan rasa cinta.
Tanggal 4:
Sosok yang lahir pada tanggal 4 adalah orang yang disiplin dan pekerja keras. Dia akan melakukan berbagai cara untuk melindungi orang yang dia cintai, termasuk keluarganya. Mereka biasanya kreatif sehingga berbakat di bidang seni seperti musik, lukisan dan sebagainya. Sikap disiplin yang tinggi sering membuat Anda kesulitan untuk beristirahat. Walau begitu, Anda mudah dipengaruhi.
Tanggal 5:
Mereka yang lahir pada tanggal 5 cenderung mudah beradaptasi. Menyukai hal-hal yang dinamis karena Anda adalah orang yang energik dan jarang kehabisan tenaga. Karena energi Anda seolah tak pernah habis, Anda sering bosan jika situasi di sekeliling Anda monoton. Memiliki insting yang tajam. Anda lebih nyaman berada di dekat orang yang seaktif Anda. Kadang sering membual.
Tanggal 6:
Anda memiliki insting yang tajam. Sayangnya, Anda sering kurang percaya diri dan kurang mandiri. Orang lain sering melihat diri Anda sebagai sosok yang pemalu. Walaupun begitu, dalam hubungan asmara, Anda akan menjadi orang yang berbeda, yang akan memberikan segalanya untuk pasangan. Masalah keuangan sering mengganggu pikiran Anda, dan sering merasa kurang.
Tanggal 7:
Mereka yang lahir pada tanggal 7 cenderung menjadi sosok yang mudah mengambil hati orang lain. Bahkan tanpa berusaha banyak, orang lain banyak yang tertarik dengan Anda. Cermat dan memiliki perhitungan yang baik adalah salah satu kelebihan Anda. Maka tak heran jika Anda sangat baik dalam hal keuangan. Sifat buruk dari Anda adalah sering meremehkan orang lain dan suka melebih-lebihkan cerita.
Tanggal 8:
Tanggal 8 menunjukkan lambang yang tak berawal, tak berakhir. Anda adalah orang yang memiliki kecerdasan dan wawasan yang luas. Keberuntungan sering menghampiri Anda. Selain itu, optimis ada dalam kamus hidup Anda. Terkadang Anda sulit menetapkan pendirian dan sering berubah-ubah. Saat ada masalah, Anda cenderung menyimpannya sendiri.
Tanggal 9:
Anda memiliki kemauan keras untuk maju, bangga dengan pendidikan dan secara alami memiliki bakat sebagai seorang pemimpin. Anda senang mempelajari hal baru, terutama bila itu didapat dari pendidikan. Sosok kelahiran tanggal 9 adalah contoh nyata mereka yang mengedepankan kesempurnaan. Sering tidak puas dengan apa yang sudah dihasilkan. Walaupun begitu, Anda pemaaf.
Tanggal 10:
Mereka yang lahir pada tanggal 10 memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat. Jika punya keinginan, harus dipenuhi. Dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Banyak orang mengandalkan Anda, tetapi Anda jarang mendapatkan bantuan dari mereka. Anda cepat sembuh jika mengalami sakit. Kadang, Anda susah diatur dan tidak mau dikekang. Sering sulit berbagi.
Tanggal 11:
Anda adalah orang yang tekun dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Anda memiliki pemikiran yang tajam dan cerdik. Setiap tindakan yang Anda lakukan direncanakan dan dilaksanakan dengan hati-hati. Sosok kelahiran tanggal 11 memiliki sifat yang sensitif dan cenderung pasif. Terkadang Anda egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Anda dapat menerima perbedaan setiap manusia dengan baik.
Tanggal 12:
Sosok yang lahir pada tanggal 12 biasanya akan menjadi pembicara yang andal. Anda memiliki tingkat percaya diri yang baik dan mampu meyakinkan orang dengan kata-kata. Sayangnya, idealisme Anda terlalu tinggi sehingga Anda cenderung sulit menerima perubahan. Anda tidak mudah percaya pada orang lain, ambisius, tetapi banyak orang yang menyukai Anda.
Tanggal 13:
Anda yang bernaung di bawah angka 13 adalah sosok yang senang berpikir secara logis dan mendalam. Dapat menerima perbedaan, mudah menarik perhatian dan sedikit tempramental. Saat menyukai orang lain, Anda cenderung menyimpannya dan sering tersiksa dengan sikap tersebut. Orang sering melihat Anda sebagai sosok yang angkuh. Menyukai hal-hal tidak masuk akal dan akan memikirkannya.
Tanggal 14:
Beruntunglah jika Anda lahir pada tanggal 14, karena Anda membawa keberuntungan. Anda tegas dan akan mematuhi berbagai aturan yang ada. Memiliki sifat yang emosional sehingga dapat tersiksa karenanya. Anda menyukai perubahan-perubahan yang konstan. Dalam kepala Anda, banyak rencana yang mengalir. Walaupun keras kepala, Anda tidak sulit membantu orang lain.
Tanggal 15:
Anda adalah orang yang murah hati dan baik, begitulah penilaian teman-teman Anda. Anda mudah menolong siapa saja, walaupun Anda tidak suka mereka mendominasi Anda. Kesabaran Anda membuat banyak pekerjaan selesai dengan baik, ditambah lagi sifat Anda yang perfeksionis. Walaupun tidak suka didominasi orang lain, Anda mudah dipengaruhi dan memiliki pendirian yang tidak teguh.
Tanggal 16:
Mereka yang lahir tanggal 16 biasanya tekun dan sungguh-sungguh saat bekerja. Anda adalah sosok yang ramah berjiwa sosial. Saat menghadapi banyak pilihan, Anda dapat memanfaatkan kesempatan terbaik. Sangat rapi, sensitif dan sering cerewet dengan standar yang tinggi. Anda mudah tersinggung dan sering menimbulkan masalah karenanya. Cenderung menunda-nunda sesuatu.
Tanggal 17:
Jika Anda lahir pada tanggal 17, Anda adalah sosok yang bangga akan diri sendiri. Memiliki idealis yang mantap, memiliki banyak ide, sering berimajinasi dan bermimpi. Anda lebih senang bekerja di di malam hari dengan hasil yang lebih baik. Cenderung emosional dan sensitif. Anda suka mempelajari hal baru dan senang menyelidiki sesuatu. Memegang teguh ide yang tercetus.
Tanggal 18:
Anda adalah orang yang senang dengan perubahan. Mereka yang lahir pada tanggal 18 juga memiliki sifat yang pandai menyimpan rahasia, tidak mudah percaya orang lain, sering sulit ditebak, sering murung dan mengurung diri. Terkadang Anda juga mudah menyimpan dendam. Walau begitu, Anda suka menolong orang lain. Mengedepankan logika saat mengemukakan pendapat.
Tanggal 19:
Mandiri adalah kata yang tepat bagi mereka yang lahir pada tanggal 19. Anda adalah sosok yang tekun, tidak mudah menyerah dan logis. Kemandirian dan pengaruh sifat yang lain membuat Anda tidak akan mudah menyerah pada hambatan apapun yang ada di depan mata. Rasa tanggung jawab yang tinggi juga membuat Anda dipercaya banyak orang. Sayangnya, Anda sering ditipu orang lain.
Tanggal 20:
Sosok yang penuh kasih sayang dan mengerti orang lain adalah Anda. Walaupun terkesan hangat dan penuh cinta, orang lain sering melihat Anda sebagai sosok yang misterius. Anda menyukai detil dan sering memperhatikan semua hal hingga tingkat yang paling kecil. Sayangnya, Anda kadang tidak suka memikul tanggung jawab seorang diri dan cenderung suka lari dari masalah.
Tanggal 21:
Mereka yang lahir di tanggal 21 sering berbakat di bidang tarik suara. Merupakan sosok pendengar yang baik, dapat menerima banyak hal tanpa tuntutan yang terlalu tinggi, santai dan tidak cerewet dengan standar yang tinggi, alias sederhana. Saat menyukai orang lain, Anda cenderung pasif dan lebih suka menunggu orang lain yang bertindak. Sering mengalami depresi karena memiliki kecenderungan untuk memikirkan masalah dengan serius.
Tanggal 22:
Anda adalah sosok yang penuh energi dan gairah. Memiliki idealisme yang kuat. Anda juga merupakan salah satu sosok yang mengedepankan kesempurnaan. Idealisme yang Anda anut membuat Anda hanya ingin mendapatkan sesuatu berdasarkan apa yang Anda inginkan. Seringkali Anda ingin segala sesuatu berlangsung dengan cepat, sehingga terburu-buru dan tidak memikirkannya dengan mendalam.
Tanggal 23:
Sensitif dan mudah terpancing emosi adalah sifat yang menggambarkan Anda. Seringkali Anda sangat mudah tersulut emosi karena hal-hal kecil. Walaupun begitu, Anda bisa dengan mudah simpatik pada orang lain. Anda percaya diri dan mampu berdiri di atas kaki sendiri. Selain itu, Anda adalah sosok yang bertanggung jawab dan disukai banyak orang. Sering fanatik pada sesuatu.
Tanggal 24:
Anda adalah orang yang sangat cermat dan dapat memilah masalah dengan baik. Sehingga tak heran jika masalah yang Anda hadapi tidak akan berlarut-larut. Anda juga merupakan pendengar yang baik dan mudah memberi jalan keluar. Sayangnya, Anda mudah tersinggung dan suka menyalahkan orang lain. Turunkan sedikit kebiasaan mengungkit-ungkit kesalahan orang.
Tanggal 25:
Anda tidak bisa berbasa-basi dan cenderung mengutarakan apa yang Anda pikirkan atau yang Anda rasakan. Anda adalah sosok sederhana yang punya skala prioritas dalam hidup. Memiliki intuisi yang tajam dan kadang dapat menjadi cenayang. Anda harus bisa belajar untuk konsentrasi karena cenderung bimbang dan tidak konsisten. Selain itu, Anda senang membanding-bandingkan.
Tanggal 26:
Mereka yang lahir pada tanggal 26 memiliki kemampuan yang baik untuk mengambil hati orang lain. Anda sering tidak puas dengan apa yang telah Anda miliki. Sangat memperhatikan penampilan dan kadang lebih suka menilai dari fisik. Walaupun begitu, Anda sangat murah hati pada semua orang. Kadang cerewet tetapi tidak bisa menyampaikan maksud Anda pada orang lain. Dalam hal asmara, Anda kurang romantis.
Tanggal 27:
Anda lahir di tanggal 27? Berarti Anda adalah orang yang suka merencanakan sesuatu dengan baik dan pandai mengambil peluang yang ada di depan mata. Anda lebih suka bekerja secara kelompok. Sangat tertarik dengan kekayaan bersifat materi. Walaupun terlihat tenang, Anda tidak suka ditentang dan tidak mau disalahkan. Dalam kehidupan percintaan, Anda cenderung suka berlebihan.
Tanggal 28:
Memiliki kemauan yang keras adalah salah satu sifat menonjol dari Anda yang lahir di tanggal 28. Bahkan dalam hal asmara, Anda tidak akan mudah menyerah dan rela mengorbankan apapun demi cinta, sangat romantis. Selain itu, Anda berani menyampaikan pendapat dan pemikiran. Sangat teguh memegang komitmen, sehingga jarang selingkuh. Mudah bergaul dan pencemburu.
Tanggal 29:
Sabar adalah hal yang membuat banyak orang menyukai Anda. Tak heran jika Anda dikelilingi banyak teman dan orang baru senang berkenalan dengan Anda. Sayangnya, Anda sering sulit mempertahankan pertemanan atau hubungan sesama manusia. Sering tersinggung juga menjadi hal yang harus Anda perhatikan. Walaupun begitu, Anda mudah menyatukan banyak orang yang berbeda pendapat.
Tanggal 30:
Anda adalah orang yang banyak akal dan pandai bersikap baik di depan banyak orang. Optimis dan semua yang Anda inginkan harus terlaksana atau tercapai. Kadang menjadi sosok tempramental, pencemburu dan bertindak semuanya. Walaupun begitu, Anda memiliki pengetahuan yang baik dan sangat setia dalam pertemanan. Anda juga mudah berterima kasih pada orang lain.
Tanggal 31:
Terlahir sebagai sosok berjiwa pemimpin dan bijaksana. Memiliki tekat yang kuat sekaligus sabar. Memiliki bakat besar untuk mengatur orang lain dalam skala besar. Anda senang bercengkerama dengan banyak orang dan akan menderita jika kesepian. Anda tidak pernah lupa kebaikan hati orang, bahkan keburukan orang yang dilakukan pada Anda. Seringkali boros dan menghamburkan uang.

7. berdasarkan bulan lahir

Januari
Orang yang lahir di bulan Januari dikenal sebagai pribadi yang ambisius, penuh semangat, pekerja keras dan produktif. Selain itu, sifatnya yang ambisius pada segala hal menunjukkan bahwa dirinya adalah orang yang perhatian terhadap anak kecil. Sayangnya, orang yang lahir di bulan Januari ini mudah cemburu dan cenderung menutup diri.
Februari
Orang yang lahir pada bulan Februari adalah orang yang mencintai kebebasan, mudah berteman, cerdas dan pandai. Saking pandainya pada banyak hal, ia bahkan tak segan-segan untuk memberontak jika apa yang ingin dicapai dihambat. Wah…
Maret
Menginjak bulan ketiga, orang yang lahir di bulan Maret memiliki kepribadian yang menarik, penyayang, tidak mudah marah, dan penuh belas kasih. Hanya saja, sifat murah hatinya sangat berkebalikan dengan satu sifat yang membahayakan bagi diri dan orang lain yaitu pendendam.
April
Diplomatis, memiliki memori yang kuat, suka berpetualang, dan pandai memotivasi diri dan orang lain adalah karakter dari orang yang lahir di bulan April. Tetapi, orang yang lahir di bulan April sangat mudah marah, pendendam, mudah cemburu yang mengakibatkan sering mengalami sakit kepala.
Mei
Lahir di bulan Mei biasanya adalah orang yang berkepribadian tegas, memiliki pemikiran yang tajam, dan berimajinasi tinggi. Namun, buruknya bagi orang yang lahir di bulan Mei adalah keras kepala, mudah marah, dan mudah terpengaruh.
Juni
Di antara bulan kelahiran yang ada, orang yang lahir di bulan Juni adalah orang yang sangat mudah mengeluh. Tak hanya itu, orang yang lahir di bulan Juni juga seringkali cerewet, ragu-ragu, dan keras kepala. Meski begitu, lahir di bulan Juni menunjukkan bahwa ia adalah prbadi yang ramah, humoris, penuh ide, dan sopan.
Juli
Jika Anda ingin memiliki teman yang baik dan perhatian, orang dengan bulan kelahiran Juli adalah teman yang menyenangkan. Ia juga tipikal orang cerdik, pemaaf, pekerja keras, dan jujur. Hanya saja, orang yang lahir di bulan Juli adalah pribadi yang sangat moody, sensitif, dan sangat emosional.
Agustus
Well, orang yang lahir di bulan Agustus adalah orang yang sangat menyenangkan, murah hati, humoris, pemberani, mandiri, dan mempunyai banyak mimpi. Sayangnya, orang kelahiran bulan Agustus sangat mudah terserang sakit, cenderung terburu-buru, mudah marah, dan gampang cemburu.
September
Licik, barangkali itu yang bisa disematkan pada orang dengan bulan kelahiran September karena ia sangat pandai membujuk dan berkompromi. Penuh taktik adalah ciri dari orang-orang kelahiran bulan September sehingga ia pun dipercaya oleh banyak orang karena pandai mengorganisir segala hal. Yang lebih menarik dari orang kelahiran bulan September adalah ia jarang menunjukkan emosi, pemikir, dan pandai memotivasi diri sendiri dan orang lain.
Oktober
Kepribadian orang yang lahir di bulan Oktober tidak suka kebohongan, suka berpetualang, dan sering memperlakukan teman seperti orang penting. Hanya saja, orang dengan bulan kelahiran Oktober adalah orang yang mudah kehilangan percaya diri, boros, mudah dipengaruhi, dan emosional.
November
Banyak orang dengan bulan kelahiran November seringkali merupakan orang yang suka berpikir, unik, mempunyai banyak ide, sabar, dan penuh semangat. Namun, ia seringkali menikmati dunianya sendiri hingga jarang memiliki banyak teman meski penuh semangat dan banyak ide.
Desember
Berada di bulan terakhir, orang dengan bulan kelahiran Desember adalah orang yang sangat mudah bersosialisasi, setia, patriotis, senang bercanda, dan jujur serta dapat dipercaya. Sayangnya, sifat patriotis orang dengan bulan kelahiran Desember harus dibayar dengan pujian, karena ia sangat haus akan pujian.

8. berdasarkan  ponsel pilihan

1. iPhone
Bergaya hidup tinggi. Wanita yang memiliki ponsel jenis ini diindikasikan bahwa ia adalah kalangan atas. Bagi pria yang ingin mendekatinya, maka ia harus siap untuk mengikuti jam kehidupannya yang sibuk dan padat.
2. Blackberry
Wanita berponsel Bleckberry bisa dianggap sebagai seorang yang mudah terbawa arus. Ia mudah mengikuti tren di sekitar tanpa tahu lebih lanjut. Meski demikian, ia adalah tipikal wanita yang enak diajak ngobrol.
3. Android
Berponsel Android, wanita ini bisa dikatakan sebagai sosok yang bersahabat, mandiri, dan menyenangkan. Tak hanya itu, wanita berponsel Android juga dikenal supel dan ramah terhadap lingkungan.
4. Symbian
Wanita dengan ponsel Symbian menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok yang percaya diri. Kepercayaan diri yang tinggi membuatnya tampak ambisius, tak terpengaruh lingkungan, dan sangat setia.
5. Klasik atau CDMA
Tipe wanita dengan ponsel klasik atau CDMA menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok yang tidak mudah terpengaruh. Ia sulit mengikuti perkembangan zaman. Prinsipnya, jika ia merasa nyaman dengan apa yang dimiliki, maka ia tak akan berubah.
6. Kombinasi
Wanita yang memiliki dua ponsel yang kombinasi menunjukkan bahwa dirinya adalah tipikal orang yang simpel. Ia mudah bergaul dan tahu waktu kapan harus santai atau serius.

9. berdasarkan zodiak

Taurus
Berbanggalah Anda yang memiliki zodiak Taurus, karena Anda termasuk pribadi yang rajin dan setia. Sayangnya, Anda memiliki pribadi yang mudah marah. Ada baiknya, kurangi sifat marah Anda agar orang-orang di sekitar Anda tidak menganggap Anda sebagai pribadi pemarah.
Aries
Meski sebagian besar orang menganggap moody adalah hal yang biasa, tapi orang berzodiak Aries justru dikenal sebagai pribadi yang sangat mudah berubah-ubah moodnya. Meski begitu, Aries adalah pribadi yang tidak mudah cemburu dan terkenal setia.
Libra
Jika selama ini memilih-milih teman seringkali dianggap pemilih dan kurang sopan, namun justru Libra adalah pribadi yang sangat pandai dalam memilih teman. Ia tahu mana teman yang mencelakakan atau menyenangkan.
Scorpio
Wow, sifat pemalas Scorpio ini tampak sekali ya. Ada baiknya sifat malas ini segera diganti agar tidak merugikan banyak orang dan diri sendiri. Tapi, meski begitu Scorpio dikenal dengan sosok pribadi yang humoris dan disukai banyak teman.
Sagitarius
Di antara zodiak-zodiak lain, Sagitarius dikenal sebagai sosok yang paling cinta lingkungan dan memiliki daya imajinasi yang tinggi. Tak heran, banyak di antara pemilik zodiak Sagitarius banyak yang menjadi penulis dan sutradara.
Pisces
Pisces dikenal sebagai sosok yang aktif berdiskusi pada satu kelompok. Bahkan, tak jarang orang berzodiak pisces menjadi aktivis atau bahkan politikus.
Capricorn
Berbahagialah Anda orang yang berzodiak Capricorn karena terdeteksi sebagai pribadi yang penuh semangat dan setia. Tak hanya penuh semangat, Capricorn juga seringkali menularkan semangatnya pada orang-orang di sekelilingnya.
Aquarius
Dikenal sebagai sosok yang bertanggungjawab membuat pribadi Aquarius disegani oleh banyak orang. Tak jarang, teman-temannya banyak menaruh harapan padanya, karena sifat bertanggungjawabnya.
Virgo
Sama halnya dengan Sagitarius, Virgo juga mempunyai daya imajinasi yang tinggi. Tak hanya itu, zodiak yang digambarkan dengan wanita ini juga dikenal sebagai sosok yang menyenangkan dan setia pada pasangan loh.
Leo
Benar sekali, Leo adalah sosok yang menyenangkan. Tak heran jika ia mempunyai banyak teman karena sikapnya yang welcome pada siapa saja. Tak hanya itu, Leo juga dikenal sebagai sosok yang sangat humoris yang membuat orang-orang di sekelilingnya enggan beranjak meninggalkannya.
Gemini
Berbahagialah Anda yang memiliki zodiak Gemini karena Anda termasuk pribadi yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman. Tak hanya itu, Anda pun dikenal sebagai pribadi yang mudah beradaptasi, dan bertanggungjawab. Selamat!
Cancer
Si kepiting Cancer ini adalah sosok yang menyenangkan dan sangat pandai untuk diajak kerja sama. Tak jarang, Cancer ditunjuk sebagai ketua dalam satu perkumpulan karena pikiran-pikiran yang cerdas dan jeniusnya.

MEMAHAMI KONSEP DASAR INTELIJEN

TEORI DASAR INTELIJEN

BAB I

PENDAHULUAN

UMUMDalam kehidupan sehari – hari disadari atau tidak, kegiatan intelijen sering dilakukan dalam rangka pengambilan keputusan, yaitu melalui pertimbangan – pertimbangan yang matang dengan dilandasi oleh adanya bahan – bahan keterangan yang ada atau yang dicari. Sebagai contoh dapat dikemukakan adanya satu peribahasa yang berbunyi “sedia payung sebelum hujan”. Pentingnya membawa payung pada saat bepergian merupakan suatu keputusan yang diambil karena dilandasi adanya fakta bahwa pada saat itu sedang musim hujan, sehingga bepergian yang dilakukannya berjalan lancar, dengan demikian tujuan yang diinginkan dapat dicapai tanpa hambatan. Apabila contoh individual tersebut diproyeksikan dalam kehidupan bernegara, seperti yang diuraikan oleh ahli strategi China, Sun Tzu : yang berbunyi “jika kamu mengenal musuh dan dirimu sendiri, kamu tidak perlu takut akan hasil 100 pertempuran. Jika kamu mengenal dirimu sendiri tanpa mengenal musuhmu, maka setiap yang diperoleh kamu juga akan menderita. Jika kamu tidak mengenal musuhmu dan dirimu sendiri, maka kamu akan menderita kekalahan dalam setiap pertempuran”.

Contoh kedua ini menunjukkan bahwa segala usaha/kegiatan untuk memperoleh pengetahuan tentang kemampuan kita dan kemampuan musuh merupakan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

 

Setiap negara dengan berbagai macam cara berupaya untuk mengetahui sebanyak – banyaknya tentang kehidupan bangsa/negara sendiri dan tentang bangsa/negara lain, serta berusaha untuk menutupi kegiatan negara sendiri terhadap kehendak lawan yang berniat mengetahuinya, agar tujuan, cita – cita dan kebijaksanaan yang sudah ditetapkan dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

 

Usaha/kegiatan tersebut pada dasarnya adalah intelijen. Jadi jelas jika intelijen ditinjau dari fungsi penyelenggaraan dan peranannya adalah sangat penting, terutama dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara dalam upaya mencapai cita – cita.

 

Itulah gambaran umum tentang intelijen, baik dalam keadaan sehari – hari dalam lingkup terbatas maupun dalam kehidupan berskala besar.

Intelijen pada kehidupan bernegara senantiasa tidak terlepas dari adanya ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan), sehingga dituntut memiliki sejumlah kemampuan, yaitu kemampuan penyelidikan, kemampuan pengamanan dan kemampuan penggalangan.

 

Adapun yang dimaksud dengan ATHG ialah :

i.      Ancaman ialah segala usaha yang bersifat merubah atau merombak kebijaksanaan secara konsepsional dari sudut kriminil atau kemampuan.

ii.      Tantangan ialah merupakan usaha yang menggugah kemampuan.

iii.      Hambatan ialah suatu usaha yang bersifat atau bertujuan melemahkan atau menghalangi kebijaksanaan, yang tidak bersifat konsepsional serta berasal dari diri sendiri.

iv.      Gangguan ialah suatu usaha dari luar yang bersifat atau bertujuan melemahkan atau menghalangi kebijaksanaan, yang tidak bersifat konsepsional.

 

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari naskah ini adalah untuk memberikan gambaran kepada para siswa tentang teori dasar intelijen yang mencakup lingkup yang luas, baik dalam dan luar negeri agar dapat diketahui dan dimengerti. Tujuannya agar dapat dijadikan pedoman dan dikembangkan dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya di lingkungan BAKIN.

 

RUANG LINGKUP DAN SISTIMATIKA

Bertitik tolak dari tugas pokok BAKIN, naskah Teori Dasar Intelijen ini membahas Aspek Taktis dan Aspek Intelijen Strategis secara terbatas.

Adapun sistimatika penulisannya sebagai berikut :

Pendahuluan.Pengertian Intelijen.Tugas dan Fungsi Intelijen serta Penyelenggaraannya.Pengorganisasian Intelijen.Peranan Intelijen dalam Keamanan Nasional.Penutup.

BAB II

PENGERTIAN INTELIJEN

INTRODUKSI

Kata intelijen berasal dari bahasa Inggris “Intelligence” (kata benda), yang sacara harfiah berarti kecerdasan (pengertian umum). Secara khusus yang berkaitan dengan upaya mengamankan Negara dan Bangsa.

Intelijen dapat kita bedakan yaitu intelijen sebagai bahan keterangan yang sudah diolah, sebagai Organisasi dan sebagai Kegiatan. Ketiga pengertian ini, walaupun terpisah namun selalu berkaitan satu dengan yang lain.

 

INTELIJEN SEBAGAI BAHAN KETERANGAN YANG SUDAH DIOLAH

Intelijen diperoleh melalui suatu proses pengolahan dari bahan keterangan/informasi yang didapat. Bahan keterangan merupakan bahan dasar yang masih mentah. Bahan mentah ada yang memenuhi syarat dan ada yang tidak memenuhi syarat untuk dijadikan intelijen. Bahan mentah yang memenuhi syarat untuk dijadikan intelijen adalah bahan – bahan yang berkaitan dengan masalah keamanan, yang dapat dipercaya sumbernya dan relevan dengan masalah yang dicari atau dibutuhkan.

Intelijen sebagai bahan keterangan yang sudah diolah adalah merupakan hasil terakhir atau produk daripada pengolahan yang selanjutnya disampaikan kepada pihak – pihak pemakai untuk dipergunakan sebagai bahan penyusunan rencana dan kebijaksanaan yang akan ditempuh dan yang memungkinkan untuk bahan mengambil keputusan. Dalam hal ini initelijen juga merupakan suatu pengetahuan yang perlu diketahui sebelumnya, dalam rangka untuk menentukan langkah – langkah dengan resiko yang diperhitungkan. Dengan kata lain, intelijen diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat dalam tiga aspek, yaitu perencanaan, kebijaksanaan dan cara bertindak (cover of action).

 

Dilihat dari segi tujuan penggunaan, intelijen sebagai bahan keterangan yang sudah diolah dapat dibedakan :

1)      Intelijen Strategis

Intelijen strategis adalah bahan – bahan keterangan yang dicari, dikumpulkan dan diolah untuk dipergunakan bagi kepentingan strategi. Intelijen ini mencakup hal – hal yang meliputi pokok – pokok persoalan :

a)      Politik

b)      Ekonomi

c)       Perkembangan Ilmu Pengetahuan

d)      Sistim Komunikasi

e)      Geografi Militer

f)       Demografi

g)      Kebudayaan

h)      Biografi Personalia penting

i)        Angkatan Bersenjata

j)        Dan lain – lain

Dengan demikian kita mengenal istilah – istilah intelijen politik, intelijen ekonomi, intelijen militer dan sebagainya. Penggunaan intelijen tersebutt antara lain untuk kepentingan diplomasi, untuk menentukan langkah – langkah yang akan diambil dalam bidang politik, di bidang ekonomi, sosial-budaya, militer dsb. Sesuai dengan kepentingannya dan keadaan/situasi yang dihadapi.

2)      Intelijen Taktis

Intelijen Taktis adalah bahan – bahan keterangan yang dicari, dikumpulkan dan diolah untuk dipergunakan bagi kepentingan yang bersifat taktis.

Intelijen ini mencakup hal – hal yang meliputi ipoleksosbudkam dan keadaan medan, cuaca, musuh secara terbatas, sepanjang hal – hal ini diperlukan untuk kepentingan taktis. Penggunaan intelijen taktis ini ialah untuk kepentingan taktis, yang memberikan kemungkinan kepada pihak yang mempergunakannya untuk menentukan tindakan – tindakan yang akan dengan resiko yang diperhitungkan, bagaimana cara mempergunakan sarana – sarana yang ada padanya secara berdaya guna dan berhasil guna dalam batas waktu tertentu, di daerah tertentu untuk mencapai sasaran yang ditentukan oleh pihak atasan yang berwenang sesuai dengan bagian strategi yang digariskannya.

 

Dilihat dari segi pengertiannya sebagai produk atau pengetahuan, intelijen sebagai bahan keterangan yang sudah diolah dapat dibedakan :

1)      Intelijen Dasar

Intelijen dasar digunakan untuk pengetahuan dasar atau catatan dasar bagi pihak yang menggunakan yang bertujuan untuk memberikan arti pada gejala – gejala dan perubahan – perubahan yang terjadi pada suatu waktu di masa lalu. Tanpa adanya pengetahuan dasar mengenai sesuatu masalah tertentu, sukar untuk dinilai secara tepat suatu fenomena atau perubahan yang terjadi mengenai masalah tersebut, dan mungkin tidak akan ada artinya pengetahuan mengenai perkembangan mengenai masalah tersebut di masa yang akan datang. Dengan demikian intelijen dasar ­mencakup bidang – bidang yang luas, umum dan bersifat statis.

Pada hakekatnya intelijen dasar digolongkan menjadi dua jenis, yaitu :

Pengetahuan – pengetahuan dasar yang dinilai belum mengandung spot intelijenPengetahuan – pengetahuan dasar yang sudah mengandung nilai intelijen atau spot intelijen yang juga disebut Intelijen Dasar Diskriptif (IDD).

Intelijen Dasar Diskriptif meliputi : Basic Research, Encyclopedia Intelligence, Fundamental Research, Monographic Data dan Basic Data.

Intelijen Dasar Diskriptif dapat dikelompokka :

Wilayah/negara/daerahGolongan/kelompok/organisasiPerorangan/tokoh – tokoh prominenMasalah

2)      Intelijen yang aktual

Dalam perumusan intelijen sebagai pengetahuan perlu dinyatakan pengertian tersebut sebagai bagian pengetahuan yang telah dipilih dan yang mempunyai dasar kekuatan yang berarti bagi penentuan tindakan – tindakan yang akan diambil oleh pihak yang berwenang untuk menggunakannya tepat pada masalahnya, yang biasa disebut : Current Reportorial Form atau laporan perkembangan yang sedang terjadi

Contoh : Current Intelligence, Current Evaluation, Current Appreciations, Hot Intelligence, yang dimuat dalam laporan harian, laporan khusus (lapsus), dan memorandum.

Konsekwensi dari perumusan ini ialah bahwa intelijen dasar diskriptif yang bersifat umum, luas dan statis tersebut pada suatu waktu tertentu perlu ditonjolkan untuk digunakan oleh pihak yang berwenang pada masalahnya sesuai dengan keadaan dan situasi yang dihadapi pada waktu itu. Dengan demikian intelijen aktual menonjolkan perkembangan masalah yang sedang ada dalam proses pada waktu itu dan mempunyai hubungan dengan intelijen dasar diskriptif yang relevan dengan masalah tersebut.

 

3)      Intelijen yang diramalkan

Intelijen yang diramalkan mempunyai peranan penting bagi intelijen. Karena perkembangan yang lampau dan perkembangan yang sedang terjadi dicerminkan oleh Intelijen Dasar Diskriptif fan Intelijen Aktual, sedangkan intelijen yang diramalkan meramalkan perkembangan yang akan terjadi di masa datang sebagai lanjutan proses perkembangan yang sedang terjadi. Dengan kata lain sebagai bentuk gambaran spekulatif tentang apa yang akan terjadi. Dengan demikian intelijen yang diramalkan mempunyai arti sebagai “peringatan dini” (early warning) bagi pihak yang bertanggung jawab untuk menentukan rencana – rencana dan langkah – langkahnya, contoh : Estimate (perkiraan keadaan), Staf Intelijen, Capabilities Intelligence.

 

Catatan :

Elemen – elemen IDD pada butir 1).a) merupakan basis bagi butir 2) dan 3) karena merupakan pekerjaan pendahuluan yang sangat berarti bagi perkembangan sehari – hari dan merupakan landasan yang kokoh untuk tinggal landasnya spekulasi/perkiraan/estimasi/ramalan.

 

Elemen pada Intel Aktual (Current Reportorial) mempunyai tugas untuk mengikuti jejak perkembangannya. Dia juga bertugas agar elemen – elemen IDD selalu up to date (tidak ketinggalan) dan juga selalu siap dan waspada terhadap perkembangan yang dapat mempengaruhi kepentingan nasional.

Akhirnya bisa merupakan jembatan bagi butir 1) dan butir 3) atau jembatan antara The Past and The Future.

 

Elemen ketiga (3) – intel ramalan, merupakan tugas paling penting, akan tetapi paling sulit, dalam proses produk/intelijen. Secara spekulatif dia harus dapat memperkirakan/meramalkan sesuatu yang bakal terjadi jauh ke depan dan dapat memberikan peringatan/waning yang dini, dengan mengelaborasi indikator atau faktor kunci yang benar – benar relevan dengan kepentingan nasional.

 

Adapun isi dari bentuk – bentuk tersebut di atas pada dasarnya mengandung tiga masalah pokok sebagai berikut :

a)      Kemampuan (capability)

b)      Kelemahan (Vulnerability)

c)       Kemungkinan cara bertindak (probable course of action)

 

INTELIJEN SEBAGAI ORGANISASI ATAU BADAN

Intelijen dalam pengertiannya sebagai organisasi merupakan badan/alat yang dipergunakan untuk menggerakkan kegiatan – kegiatan intelijen sesuai dengan fungsinya, baik berupa penyelidikan, pengamanan maupun penggalangan untuk mencapai tujuan – tujuan intelijen guna memnuhi kepentingan pihak atasan yang berwenang dan bertanggung jawab. Yang penting untuk diperhatikan dalam penyusunan organisasi intelijen adalah faktor efisiensi, efektifitas dan produktivitas. Intelijen sebagai Organisasi/Badan menyangkut hal – hal dasar pengorganisasian dan bentuk organisasi.

 

Dasar – dasar Organisasi

Prinsip dan dasar – dasar organisasi pada umumnya berlaku juga organisasi intelijen selama ia tidak bertentangan dengan kepentingan untuk mencapai tujuan, terutama prinsip – prinsip, kekenyalan dan keserbagunaan.

Dasar – dasar yang dipergunakan khusus dalam penyusunan organisasi intelijen adalah :

1)      Kemampuan untuk mengamat – amati keadaan dan kemampuan untuk memberikan ramalan yang tepat mengenai perkembangan yang akan datang berdasarkan pengetahuan tentang keadaan yang lampau dan keadaan perkembangan sekarang yang masih dalam proses.

2)      Kemampuan untuk dapat meyakinkan bahwa pengetahuan yang diperolehnya memenuhi kebutuhan pihak – pihak yang menggunakan (yang berwenang dan bertanggung jawab) dalam pengambilan keputusan yang tepat, lengkap, teliti dan cepat sesuai masalahnya.

3)      Mempunyai efisiensi dan efektifitas yang maksimal dalam melaksanakan fungsinya. Untuk mencapai hal ini Organisasi Intelijen harus disusun dengan menggunakan atau memilih salah satu dari pada dasar – dasar berikut :

a. Penyusunan atas dasar fungsi – fungsi.

b.Penyusunan atas dasar kegunaan.

c. Penyusunan atas dasar wilayah.

d.Penyusunan atas dasar pokok – pokok persoalan.

e.Penyusunan atas dasar stratifikasinya.

Penyusunan atas dasar kombinasi daripada dasar – dasar tersebut di atas.

Bentuk – bentuk organisasi yang disusun atas dasar tersebut di atas antara lain sebagai berikut :Fungsi – fungsi :

i.      Penyelidikan

ii.      Pengamanan

iii.      Penggalangan

Kegunaan

i.      Strategis

ii.      Operasi

iii.      Taktis

Wilayah

i.      Luar Negeri

ii.      Dalam Negeri

Pokok – pokok persoalan

i.      Politik

ii.      Ekonomi

iii.      Sosial Budaya

iv.      Ilmu Pengetahuan

v.      Militer

vi.      Teknologi dst.

Pokok – pokok persoalan tersebut akan terus bertambah jenisinya sesuai dengan perkembangan proses dinamika dan spesialisasi tugas – tugas intelijen.

Startifikasi

i.      Individual

ii.      Taktis (combat)

iii.      Strategis (departemental)

iv.      Strategis (nasional/negara)

 

INTELIJEN SEBAGAI KEGIATAN

 

Kegiatan intelijen mencakup semua usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang diwujudkan dalam bentuk penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.

Dalam hal ini dibedakan menjadi kegiatan rutin dan operasi intelijen, sebagai berikut :

Kegiatan Rutin Intelijen

Adalah usaha, kegiatan dan tindakan yang dilakukan secara rutin dan terus menerus serta berdasarkan suatu tata cara kerja yang tetap. Kegiatan ini bisa mempunyai aspek jangka pendek dan bisa pula mempunyai aspek jangka panjang.

Operasi Intelijen

Ialah suatu usaha, kegiatan dan tindakan yang dilakukan berdasarkan suatu rencana untuk mencapai suatu tujuan yang diperinci secara khusus di luar daripada tujuan yang rutin dalam hubungan ruang dan waktu yang ditetapkan dan yang dilakukan atas dasar perintah dari pihak atasan yang berwenang.

Dalam pelaksanaan operasi intelijen dapat dimasukkan komponen – komponen lain di luar komponen – komponen intelijen sepanjang hal tersebut diperlukan karena kaitannya dengan intelijen.

 

Penyelidikan

Penyelidikan ialah semua usaha, pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan secara berencana dan terarah untuk memperoleh keterangan – keterangan yang dibutuhkan mengenai masalah tersebut untuk dapat membuat perkiraan mengenai masalahnya yang dihadapi.

Penyelidikan dapat dilakukan dengan sumber – sumber terbuka di dalam maupun luar negeri, dengan cara – cara yang terbuka.

Untuk mendapatkan bahan – bahan keterangan yang tidak mungkin diperoleh melalui cara – cara terbuka, dipergunakan cara – cara tertutup. Penyelidikan dilakukan secara terus menerus. Dilihat dari segi proses dan sasarannya, maka kegiatan intelijen dapat dibedakan menjadi :

Penyelidikan Strategis

Penyelidikan strategis dilakukan secara terus menerus sebelum perang, selama perang dan sesudah perang dengan cara – cara yang terbuka tetapi dimana perlu juga cara – cara yang tertutup, di dalam maupun di luar negeri.

Sarana – sarana penyelidikan strategis berada pada eselon – eselon mulai dari tingkat departemen samapai kepada tingkat eselon strategis yang terendah.

 

Penyelidikan Taktis

Penyelidikan taktis dilakukan di medan pertempuran atau di medan yang terbatas yang menjadi tanggung jawab eselon – eselon taktis. Penyelidikan taktis dilakukan terus menerus dalam arti yang relatif selama perang dan dilakukan juga sebelum dan sesudah perang.

Cara – cara yang digunakannya biasa terbuka, tetapi ada kalanya juga dipergunakan cara – cara yang tertutup. Sarana – sarana yang dipergunakan adalah sarana – sarana organik yang berada pada satuan – satuan taktis mulai dari tingkat yang tertinggi sampai kepada tingkat yang terendah.

 

Disamping kedua bentuk tersebut juga terdapat kegiatan penyelidikan yang bersifat terbuka dan penyelidikan yang tertutup.

Pengamanan

Pengamanan ialah semua usaha, kegiatan dan tindakan yang bertujuan untuk :

Mencegah berhasilnya usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan pihak lawan untuk memperoleh keterangan mengenai keadaan kita sendiri, untuk melakukan sabotase dan untuk melakukan penggalangan terhadap personil pihak kita sendiri.Mencegah terjadinya kebocoran dan kehilangan bahan keterangan, materiil serta kerugian personil sebagai akibat kelalaian, kealpaan, kebocoran pihak sendiri.Memberikan proteksi secara maksimal atas materiil dan personil terhadap bencana.Menumpas usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan pihak lawan/musuh yang melakukan spionase, sabotase dan penggalangan.

Dilihat dari sifatnya, kegiatan pengamanan dapat dibedakan menjadi pengamanan preventif dan pengamanan represif.

Penggalangan

Penggalangan ialah semua usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dilakukan secara berencana dan terarah dengan sarana – sarana intelijen , khusus untuk membuat, menciptakan/merubah suatu kondisi di daerah atau kelompok tertentu, dalam jangka waktu tertentu yang menguntungkan atau sesuai kehendak atasan yang berwenang untuk menghilangkan hambatan – hambatan dalam rangka mendukung kebijaksanaan yang akan ditempuh /akan ditempuh oleh pimpinan.

Kondisi menguntungkan yang menjadi tujuan daripada penggalangan bisa mencakup bidang IPOLEKSOSBUDMIL, atau beberapa bidang saja, atau juga hanya salah satu bidang saja.

Penggalangan bisa dilakukan di wilayah asing, penggalangan tidak dilakukan secara terus menerus tetapi secara insidentiil menurut keperluannya dan atas perintah pimpinan/atasan yang berwenang, baik di waktu perang maupun di waktu damai.

Cara – cara penggalangan yang dipergunakan pada dasarnya tertutup, tetapi bisa pula terbuka, hanya tujuan penggalangan harus selalu dirahasiakan.

BAB III

FUNGSI INTELIJEN SERTA PENYELENGGARAANNYA

 

INTRODUKSI

Badan – badan intelijen yang ada di Indonesia, baik yang bersifat strategis maupun taktis mempunyai tugas pokok sendiri – sendiri yang berbeda satu sama lain. Tugas pokok badan – badan intelijen tersebut adalah menyediakan intelijen yang dibutuhkan Satuan Atasannya untuk keperluan penentuan suatu keputusan atau kebijaksanaan pimpinan dalam rangka penyelenggaraan pengamanan negara dan bangsa serta pengamanan pembangunan nasional.

Badan – badan intelijen yang berada atau bernaung di bawah satuan atasan departemental atau setingkat adalah bersifat strategis, sedangkan badan – badan intelijen yang berada pada satuan bawahan departemental atau setingkat adalah bersifat taktis.

Badan – badan intelijen Angkatan, Kepolisian, Kehakiman, Kejaksaan dan lain – lain yang setingkat dapat digolongkan sebagai Badan Intelijen Strategis. Sedangkan badan – badan intelijen pada satuan – satuan bawahan seperti badan – badan intelijen yang ada pada satuan – satuan militer kecil atau lainnya yang setingkat dapat digolongkan sebagai Badan Intelijen Taktis.

Selain badan – badan intelijen tersebut di atas, negara membentuk vadan intelijen strategis yang tertinggi di Indonesia yang disebut Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN), yang Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsinya diatur dalam keputusan Presiden No. 38 Tahun 1973 jo. Keputusan Presiden No. 8 Tahun 1976 dan disempurnakan melalui keputusan Presiden No. 19 Tahun 1981. BAKIN mempunyai tugas pokok : :membantu Presiden dalam menentukan kebijaksanaan Pemerintah di bidang intelijen serta pengamanan pelaksanaannya”. Dan dalam melaksanakan tugas pokoknya menyelenggarakan fungsi(Fungsi Badan), yaitu :

Mengolah semua bahan keterangan yang diterima maupun yang didapatnya menjadi produk intelijen.Mengkoordinasikan, mengintegrasikan dan melaksanakan pembinaan teknis terhadap seluruh kegiatan intelijen yang dilakukan oleh badan – badan intelijen di luar BAKIN, baik dalam negeri maupun luar negeri, melalui rapat – rapat koordinasi.Melakukan pengendalian dan pengawasan ke dalam atas pelaksanaan tugas pokok BAKIN.Mengadakan kegiatan – kegiatan maupun operasi intelijen lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Mempersiapkan dan merumuskan kebijaksanaan – kebijaksanaan umum pemerintah di bidang intelijen.

 

FUNGSI PENYELIDIKAN

Meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan secara berencana dan terarah untuk mengumpulkan bahan – bahan keterangan yang diperlukan, mengolah, menafsirkan dan menyampaikannya kepada pihak pimpinan yang berwenang pada semua tingkatan dalam peringkat pemerintahan, mulai dari tingkat nasional sampai regional dan lokal, untuk digunakan bagi penyusunan kebijaksanaan dan pengambilan tindakan secara diperhitungkan terlebih dahulu oleh masing – masing yang bersangkutan, sesuai dengan bidang tanggung jawab dan masalahnya.

Penyelidikan mencakup bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan militer.

Pada tingkat nasional fungsi ini dilakukan secara terus menerus, di dalam dan di luar negeri, pada umumnya secara terbuka tetapi dimana perlu tertutup. Pada tingkat regional dan lokal dilakukan secara terus menerus, baik secara terbuka maupun tertutup.

 

Penggunaan produk penyelidikan :

Pada tingkat nasional, oleh pemerintah pusat cq. Kepala Negara dan pimpinan tertinggi Angkatan Bersenjata untuk menentukan kebijaksanaan dan strategi pemerintah (nasional).Pada tingkat regional dan lokal oleh pejabat/pimpinan regional dan lokal untuk menentukan kebijaksanaan dan mengambil tindakan dalam batas – batas tanggung jawab masing – masing dengan berpedoman pada pokok – pokok kebijaksanaan yang telah digariskan oleh atasan masing – masing.

 

FUNGSI PENGAMANANMeliputi segala usaha, pekerjaan dan tindakan yang dilakukan secara berencana dan terarah untuk mencegah, mengusut, mencari dan menemukan jejak, menggagalkan, melumpuhkan, menumpas dan menghancurkan usaha – usaha, pekerjaan dan kegiatan penyelidikan, sabotase dan penggalangan pihak lawan.

Pencegahan dilakukan guna mencegah terjadinya hal – hal yang merugikan sebagai akibat usaha – usaha dan kegiatan – kegiatan pihak lawan maupun sebagai hambatan – hambatan serta kelemahan – kelemahan kita sendiri.

Pada hakekatnya, tujuan daripada pengamanan ialah untuk menjamin dan terpeliharanya sejauh mungkin suatu kondisi di mana :

1) Tidak ada kesempatan dan peluang bagi pihak lain untuk berhasil melakukan spionase.

2) Tidak ada kesempatan dan peluang bagi pihak lain untuk berhasil melakukan sabotase.

3) Tertutup kemungkinan berhasilnya pihak lain melakukan subversi dan penggalangan.

Usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan pengamanan selalu diarahkan terhadap lawan dan atau bakal lawan yang mengancam untuk melumpuhkan/menghancurkan sistim urat nadi, yang mengatur penyelenggaraan pertahanan dan keamanan dan sistim urat nadi yang mengatur kesatuan masyarakat. Selanjutnya mengenai penyelenggaraan kegiatan – kegiatan pengamanan itu sendiri menurut sifatnya dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu :Pengamanan Preventif

Pengamanan preventif mempunyai tujuan untuk menghalangi dan mencegah berhasilnya usaha – usaha lawan.

Dalam hal dimana lawan berhasil mengatasi halangan rintangan yang diwujudkan dalam sistim pengamanan preventif, usaha – usaha pencegahan dalam sistim tersebut akan memaksa lawan untuk meninggalkan bekas.

Dalam menyelenggarakan pengamanan preventif digunakan tindakan – tindakan yang aktif, dalam merintangi usaha lawan.

Dis amping tindakan – tindakan aktif, dilakukan pula tindakan – tindakan pasif, dalam arti merahasiakan apa yang penting terhadap lawan. Selanjutnya dilakukan pula tindakan – tindakan deseptif yang bertujuan untuk mengelabui dan menyesatkan lawan.

Pengamatan Represif

Pengamatan represif dilakukan sebagai tindakan – tindakan lanjutan daripada usaha – usaha preventif, dalam hal ini dimana usaha – usaha yang tersebut belakangan ini mengalami kegagalan. Dalam hal ini, bekas – bekas yang ditinggalkan oleh lawan dipergunakan untuk melakukan pengusutan guna melumpuhkan, menumpas dan menghancurkan lawan juga, tindakan – tindakan represif dapat dilakukan dalam hal dimana terdapat indikasi – indikasi yang jelas tentang adanya usaha – usaha lawan yang mengancam.

FUNGSI PENGGALANGAN

Meliputi semua usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dilakukan secara berencana dan terarah oleh sarana – sarana intelijen di daerah – daerah tertentu (baik di luar maupun di dalam negeri) untuk membuat, menciptakan dan atau mengubah suatu kondisi, kepada tingkat keadaan yang menguntungkan, guna mendukung kebijaksanaan instansi atau pimpinan yang sedang ditempuh atau akan ditempuh, serta usaha – usaha usaha untuk menghilangkan hambatan – hambatan terhadap kebijaksanaan tersebut.

Penggalangan dilakukan secara insidentiil, dalam jangka waktu tertentu dan atas perintah pimpinan/instansi yang berwenang. Operasi – operasi penggalangan bisa meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, psikologi, sosial budaya dan militer sesuai dengan kebutuhan, dan pada dasarnya dilakukan secara tertutup dengan jalan mengeksploitasi setiap kelemahan yang terdapat pada sasaran, sehingga menguntungkan pihak yang menggalang, sekurang – kurangnya tidak merintangi dan menghambat kepentingan – kepentingan pihak yang menggalang.

 

PENYELENGGARAAN FUNGSI INTELIJEN

Telah dikemukakan bahwa kegiatan intelijen meliputi tiga fungsi intelijen, yaitu penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.

Dengan kata lain bahwa melakukan kegiatan intelijen berarti melakukan kegiatan penyelidikan, pengamanan atau penggalangan. Namun setiap melakukan penyelidikan, pengamanan atau penggalangan, dua fungsi intelijen lainnya harus merupakan kesatuan fungsi yang saling menunjang, sehingga didapatkan keterpaduan penyelenggaraan kegiatan intelijen.

Sebagai contoh, bila kita melakukan penyelidikan, harus juga melakukan tindakan pengamanan dan melakukan penggalangan bila diperlukan. Dalam melakukan pengamanan, juga harus melakukan penyelidikan dan penggalangan. Demikian pula bila melakukan penggalangan, melakukan penyelidikan dan pengamanan.

Oleh sebab itu bagi insan intelijen yang profesioanl, fungsi intelijen adalah merupakan naluri intelijen yang harus dihayati dan diterapkan secara terampil dan profesional.

Guna memahami lebih lanjut, berikut ini akan diuraikan bagaimana cara penyelenggaraan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.

 
Penyelenggaraan Penyelidikan

Penyelidikan dilakukan melalui 4 tahap yang disebut roda perputaran penyelidikan (RPP) yang berputar secara terus menerus, yang terdiri dari :

Tahap PerencanaanTahap PengumpulanTahap PengolahanTahap Penyampaian

 

1)      Perencanaan

a. Perencanaan dilakukan untuk memberikan pengarahan kepada kegiatan – kegiatan penyelidikan, bahan –bahan keterangan ap yang harus dikumpulkan sesuai dengan kebutuhan, bilamana waktunya harus selesai, badan – badan pengumpulan keterangan mana yang digunakan sesuai dengan kemampuan masing – masing, dan seterusnya.

Pengarahan tersebut dituangkan dalam bentuk – bentuk perintah – perintah dan permintaan – permintaan, dimana ditentukan penyelidikan yang harus dilakukan (tertutup atau terbuka).

b.Pejabat- pejabat yang bertanggung jawab atas penyusunan rencana pengumpulan keterangan, merumuskan keterangan – keterangan yang dibutuhkan dalam bentuk pertanyaan – pertanyaan yang disebut unsur utama keterangan (UUK), unsur utama keterangan ini memuat pertanyaan mengenai hal – hal yang belum diketahui atau belum jelas, yang perlu diketahui sebagai faktor – faktor yang harus diperhitungkan dalam mempertimbangkan kebijaksanaan atau tindakan apa yang akan diambil dalam rangka penunaian tugas/mencapai tujuan. Hal – hal yang belum jelas tersebut bisa berupa keterangan – keterangan, tetapi bisa pula berupa indikasi – indikasi atau gejala – gejala yang perlu diketahui, guna menjawab unsur utama keterangan tersebut dimana jawaban ini bisa negatif dan bisa pula positif (artinya menyangkal atau membenarkan serta meneguhkan UUK)

c. Rencana pengumpulan keterangan memuat :

Rumusan unsur utama keterangan yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan – pertanyaan, yang dimuat dalam perintah – perintah dan permintaan – permintaan yang disampaikan ke badan – badan pengumpul keterangan.Daftar semua badan – badan pengumpul yang tersedia dan di antaranya badan – badan pengumpul mana yang ditunjuk untuk melaksanakan perintah dan badan pengumpul mana yang ditunjuk untuk diminta keterangan. Penunjukkan tersebut berdasarkan pertimbangan tentang batas – batas kemampuan masing – masing badan pengumpul dan faktor waktu yang terbatas.Pembatasan jangka waktu bagi setiap badan pengumpul untuk menyampaikan keterangan yang diperoleh kepada pihak yang memberi perintah/yang mengajukan permintaan.Penentuan tempat dimana badan – badan pengumpul keterangan tersebut harus menyampaikan keterangan – keterangan yang dapat dikumpulkan.

Selanjutnya dikeluarkan perintah – perintah dan atau permintaan – permintaan kepada badan – badan pengumpul keterangan yang ditunjuk sesuai dengan batas kemampuan masing – masing dan faktor waktu. Dalam hal ini perlu diperhatikan, bahwa jaringan – jaringan penyelidikan tertutup hanya dapat ditugaskan untuk mengumpulkan bahan – bahan keterangan yang tak dapat diperoleh dengan jalan terbuka.

 

2)      Pengumpulan

Pengumpulan dilakukan dengan jalan penelitian (research), pengamatan (observasi), deteksi dan penyusupan (penetrasi).Penelitian yang dilakukan hanya secara terpusat dengan mempelajari kepustakaan dan pemeberitahuan umum, baik yang berasal dari dalam negeri, maupun luar negeri, digunakan untuk memperoleh keterangan – keterangan mengenai masalah – masalah IPOLEKSOSBUDMIL yang proses perkembangannya perlu diikuti secara terus menerus.

Juga diperoleh keterangan – keterangan dengan jalan wawancara, interogasi dan kegiatan – kegiatan riset.

Di samping usaha – usaha tersebut di atas, peneliti menyelenggarakan juga pengamatan yang dilakukan dengan alat – alat teknologis untuk keterangan yang serupa sifatnya dengan yang di atas.Pengamatan dilakukan dengan jalan mengamati langsung keadaan – keadaan dan peristiwa – peristiwa yang perlu diketahui, guna memperoleh keterangan yang segera diperlukan mengenai masalahnya.Di dalam pengamatan tidak langsung, dipergunakan alat – alat yang dapat mengumpulkan keterangan dari jarak jauh atau dekat pada sasaran alat – alat tersebut, antara lain : radar, kamera udara, satelit, infra merah dan alat – alat elektronika lainnya.Deteksi dilakukan dengan alat – alat elektronika yang mampu memberikan keterangan – keterangan untuk mengetahui hal – hal tertentu, seperti alat deteksi pemancar gelap, radiasi atom, ranjau – ranjau, getaran – getaran eksplosi nuklir, alat – alat elektronika untuk penyadap suara dan lain – lain.Penyusupan adalah alat pengamatan yang tertutup langsung maupun tidak langsung, yang dilakukan melalui penggalangan yang hanya dapat dibentuk di dalam jangka waktu yang relatif lama.

Jaringan ini adalah jaringan yang paling lambat menghasilkan keterangan – keterangan. Walaupun demikian, jaringan ini adalah jaringan yang penting dalam di dalam seluruh sistim penyelidikan, karena dapat memberikan keterangan – keterangan yang tidak dapat diperoleh dengan cara – cara penyelidikan lainnya.

Sarana – sarana pengumpulan.

Sarana – sarana pengumpulan terdiri dari :

Badan pengumpul keterangan yang organik berada di bawah komando langsung.

Badan – badan ini mengumpulkan keterangan atas perintah.

Badan – badan pengumpul keterangan yang non organik yang berada pada eselon atasan atau samping badan – badan ini mengumpulkan keterangan atas permintaan.Badan – badan pengumpul keterangan lainnya.

Badan – badan ini mengumpulkan keterangan atas permintaan.

 

3)      Pengolahan

a. Bahan – bahan yang diterima, diolah melalui proses : pencatatan, penilaian, analisa, integrasi, kesimpulan dan penafsiran, sehingga bahan – bahan keterangan yang pada mulanya masih merupakan bahan mentah ditransformasikan menjadi produk yang masuk.

b.Pencatatan yang dilakukan dalam buku harian, lembaran kerja adalah untuk mencocokkan isi keterangan yang diperoleh ke dalam kotak – kotak yang mempersatukan keterangan – keterangan yang sejenis di dalam rangkaian susunan yang diperlukan, yang mempermudah pekerjaan – pekerjaan, memperbandingkan dan menyimpulkan keterangan – keterangan serta menyusun laporan – laporan menurut masalahnya.

c. Penyimpangan keterangan – keterangan yang diperoleh mutlak disusun menurut urutan – urutan pencatatan pada buku harian dimana keterangan itu disimpulkan.

d.Lembaran – lembaran kerja yang dibuat menurut susunan rangkaian jenis – jenis keterangan yang diperlukan dan disimpan secara berurutan.

e.Di samping penyimpanan yang tersusun ini, perlu disusun pula daftar penunjukkan (index) berabjad yang memuat nama – nama orang, badan dan masalah – masalah yang diberi penjelasan – penjelasan dimana keterangan yang bersangkutan dengan hal – hal tersebut disimpan.

Dengan memperbandingkan keterangan – keterangan yang baru diterima dengan keterangan yang telah ada, maka sumber bahan keterangan dan isinya dinilai dengan menggunakan daftar penilaian atau neraca penilaian (Letter Figure System). Sebagai berikut :Kepercayaan terhadap sumber – sumber keterangan.Dipercaya sepenuhnyaBiasanya dapat dipercayaAgak dapat dipercayaBiasanya tidak dapat dipercayaKepercayaannya tak dapat dinilaiKebenaran isi bahan keteranganKebenarannya ditegaskan oleh sumber lainSangat mungkin benarMungkin benarKebenarannya meragu – ragukanTidak mungkin benarKebenarannya tidak dapat dinilai

g. Penyimpanan bahan – bahan keterangan dan penafsiran keterangan dilakukan secara induksi dengan menggunakan lembaran – lembaran kerja, peta – peta, dan lain – lain alat perbandingan atas dasar pengetahuan tentang peristiwa – peristiwa atau proses yang dihadapi.

Berikut adalah daftar hari penting diIndonesia.

Hari Raya

Yang tidak tercantum tanggalnya berarti setiap tahun diperingati berubah-ubah tanggalnya.

1 JanuariTahun baru MasehiMaulid Nabi Muhammad SAW (Islam)Tahun Baru Imlek (kalender Tionghoa)Nyepi (Hindu)Jumat Agung (Kristen)Paskah (Kristen) — selalu bertepatan dengan hari MingguKenaikan Yesus Kristus (Kristen)Waisak (Buddha)Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW(Islam)17 AgustusHari Kemerdekaan Republik Indonesia1 Syawal : Idul Fitri (Islam)10 Dzulhijah : Idul Adha (Islam)1 Muharram : Tahun Baru Hijriyah (Islam)25 DesemberNatal (Kristen)

Januari

3 Januari: Hari Departemen Agama Republik Indonesia[1]5 Januari: Hari Korps Wanita Angkatan Laut[1]10 Januari: Hari Gerakan Satu Juta Pohon[1]10 Januari: Hari Tritura[1]15 Januari: Hari Peristiwa Laut dan Samudera atau Hari Dharma Samudera[2]25 Januari: Hari Gizi dan Makanan[3]25 Januari: Hari Kusta Internasional[4]

Februari

5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh9 Februari: Hari Kavaleri9 Februari: Hari Pers Nasional[5]14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)20 Februari: Hari Pekerja Indonesia[6]22 Februari: Hari Istiqlal28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia

Maret

Prangko peringatan Hari Filateli Indonesia

1 Maret: Hari Kehakiman Nasional1 Maret: Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)8 MaretHari Wanita/PerempuanInternasional9 Maret: Hari Musik Nasional10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret(Supersemar)21 Maret: Hari Sindrom Down[butuh rujukan]22 MaretHari air sedunia[butuh rujukan]23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional(bahasa Inggris: Women International Club Day – WIC)29 Maret: Hari Filateli Indonesia30 Maret: Hari Film Nasional

April

Prangko peringatan Konferensi Asia Afrika

1 April: Hari Bank Dunia1 April: Hari Marketing Indonesia (Hamari)[7]6 April: Hari Nelayan Nasional7 April: Hari Kesehatan Internasional9 April: Hari Penerbangan Nasional[8]9 April: Hari TNI Angkatan Udara12 April: Hari Bawa Bekal Nasional[9]16 April: Hari Komando Pasukan Khusus(Kopassus)18 April: Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika19 April: Hari Pertahanan Sipil (Hansip)20 April: Hari Konsumen Nasional[10]21 April: Hari Kartini22 AprilHari Bumi23 April: Hari Buku24 April: Hari Angkutan Nasional24 April: Hari Solidaritas Asia-Afrika27 April: Hari Permasyarakatan Indonesia

Mei

1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat1 MeiHari Buruh Sedunia2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)[11]5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)11 Mei: Hari POM – TNI (?)15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta),16 Mei: Hari Wanadri17 Mei: Hari Buku Nasional19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional[12], Hari Bakti Dokter Indonesia[13]21 Mei: Hari Peringatan Reformasi23 MeiHari Penyu Sedunia29 Mei: Hari Keluarga30 Mei: Hari Memberi31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Juni

Prangko peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia

1 Juni: Hari Lahir Pancasila1 Juni: Hari Anak-anak Sedunia1 Juni: Hari Susu Nusantara[14]3 Juni: Hari Pasar Modal Indonesia5 JuniHari Lingkungan Hidup Sedunia8 Juni: Hari Laut Sedunia10 Juni: Hari Media Sosial15 Juni: Hari Demam Berdarah DengueASEAN[15]17 Juni: Hari Dermaga21 JuniHari Krida Pertanian22 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Jakarta(sejak tahun 1527)24 Juni: Hari Bidan Nasional26 Juni: Hari Anti Narkoba Sedunia29 Juni: Hari Keluarga Berencana

Juli

Prangko peringatan Hari Anak Nasional

1 Juli: Hari Bhayangkara1 Juli: Hari Buah5 Juli: Hari Bank Indonesia9 Juli: Hari Satelit Palapa12 Juli: Hari Koperasi22 Juli: Hari Kejaksaan23 Juli: Hari Anak Nasional23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati

Agustus

Prangko peringatan 100 Tahun Gerakan Kepanduan

5 Agustus: Hari Dharma Wanita Nasional8 Agustus: Hari Ulang Tahun ASEAN10 Agustus: Hari Veteran Nasional10 Agustus: Hari Kebangkitan TeknologiNasional[16]12 Agustus: Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)13 Agustus: Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api14 Agustus: Hari Pramuka17 AgustusHari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (sejak tahun 1945)18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia (sejak tahun 1945)19 Agustus: Hari Departemen Luar Negeri Indonesia21 Agustus: Hari Maritim Nasional

September

1 September Hari Buruh1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan)4 September: Hari Pelanggan Nasional[butuh rujukan]8 September: Hari Aksara8 September: Hari Pamong Praja9 September: Hari Olahraga Nasional[17]11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI)11 September: Hari Peringatan Serangan 11 September 200117 September: Hari Palang Merah Indonesia17 September: Hari Perhubungan Nasional21 SeptemberHari Perdamaian Dunia[18]24 September: Hari Tani26 September: Hari Statistik27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)28 September: Hari Kereta Api29 September: Hari Sarjana Nasional30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965

Oktober

(Setiap Hari Senin Pertama Oktober):Hari Habitat1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila2 Oktober: Hari Batik Nasional[19]5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia(TNI)10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia[20]16 OktoberHari Pangan Sedunia22 Oktober: Hari Santri Nasional[21]24 Oktober: Hari Dokter Nasional [22]24 OktoberHari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)27 Oktober: Hari Listrik Nasional[23]28 OktoberHari Sumpah Pemuda30 Oktober: Hari Keuangan[24]

November

1 November: Hari Inovasi

Prangko peringatan Hari Guru

5 November: Hari Cinta Puspa dan SatwaNasional[25]10 NovemberHari Pahlawan10 November: Hari Ganefo11 November: Hari Bangunan Indonesia[26]12 NovemberHari Ayah Nasional12 November: Hari Kesehatan Nasional14 November: Hari Brigade Mobil (BRIMOB)14 November: Hari Diabetes Sedunia21 November: Hari Pohon22 November: Hari Perhubungan Darat25 NovemberHari Guru[27]28 November: Hari Menanam PohonIndonesia[28]29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

Desember

1 DesemberHari AIDS Sedunia4 Desember: Hari Artileri3 DesemberHari Cacat9 Desember: Hari Armada, Hari Anti Korupsi10 DesemberHari Hak Asasi Manusia12 Desember: Hari Transmigrasi13 DesemberHari Nusantara[29]15 DesemberHari Infanteri[butuh rujukan]19 DesemberHari Bela Negara [30]20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional[31]22 DesemberHari Ibu Nasional22 Desember: Hari Sosial22 Desember: Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)25 Desember: Hari Natal

FUNGSI INT

Salah satu ajaran Sun Tzu (2000: 11) tentang intelijen dalam bukunya “The Art of War” adalah: “If you know the enemy and know yourself, you need not fear the result of a hundred battles. If you know yourself but not the enemy, for every victory gained you will also suffer a defeat. If you know neither the enemy nor yourself, you will succumb in every battle”. Saronto dan Karwita (2001: 17) memberikan pemahaman terhadap ajaran Sun Tzu tersebut sebagai berikut: Siapa yang memahami diri sendiri dan diri lawan secara mendalam, berada dijalan kemenangan pada semua pertempuran. Siapa yang memahami diri sendiri, tetapi tidak memahami lawannya, hanya berpeluang sama besarnya untuk menang (dengan lawannya). Siapa yang tidak memahami dirinya sendiri maupun lawannya, berada pada jalan untuk hancur dalam semua pertempuran. … kenali musuh anda, kenali diri anda, dan kemenangan anda tidak terancam. Kenali lapangan, kecuali cuaca dan kemenangan anda akan lengkap … saya akan mampu meramalkan pihak mana yang akan menang dan pihak mana yang akan kalah … dalam menilai sesuatu maka ada tiga faktor yang harus dianalisa yaitu faktor diri, musuh dan lingkungan

Berdasarkan ajaran Sun Tsu, jika ingin memenangkan peperangan diperlukan kemampuan mengenal diri sendiri, mengenal lawan dan mengenal lingkungan. Gagasan ini terus berkembang untuk mengungkap bagaimana upaya mendapatkan informasi tentang diri sendiri, lawan, dan lingkungan; kemudian bagaimana menganalisa informasi sehingga dapat diketahui dengan pasti resiko, rencana lawan dan kemungkinan hambatan yang bersifat non teknis.

Intelijen berkaitan dengan proses penginderaan awal atau lebih dikenal dengan early warning system (sistem peringatan dini). Kegiatan intelijen merupakan bagian integral sistem peringatan dini yang memungkinkan pembuat kebijakan memiliki fore knowledge(kewaspadaan dini). Tugas umum intelijen adalah mengumpulkan, menganalisa dan memberikan informasi yang diperlukan kepada pembuat kebijakan dalam mengambil keputusan terbaik untuk mencapai tujuan. Sedangkan tugas khusus badan intelijen adalah: (1) Memberikan analisa dalam bidang-bidang yang relevan dengan keamanan nasional, (2) Memberikan peringatan dini atas krisis yang mengancam, (3) Membantu manajemen krisis nasional dan internasional dengan cara mendeteksi keinginan pihak lawan atau pihak-pihak yang potensial menjadi lawan, (4) Memberi informasi untuk kebutuhan perencanaan keamanan nasional, (5) Melindungi informasi rahasia, dan (6) Melakukan operasi kontra-intelijen (ISDPS: 2008).

Dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas intelijen di lingkungan Polri, kegiatan operasional Intelkam diklasifikasikan dalam tiga bentuk yang berlaku juga secara universal yaitu penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan (Saronto dan Krwita, 2001). Kegiatan operasional Intelkam dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh informasi, mengamankan obyek/aktivitas tertentu, serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan tugas Polri lainnya. Kegiatan operasional Intelkam dapat dilaksanakan secara terbuka maupun secara tertutup.

Menurut Kunarto (1999: 48), penyelidikan merupakan upaya mencari dan mengumpulkan bahan informasi; pengamanan merupakan upaya mengamankan organisasi agar tidak menjadi sasasaran lawan; penggalangan merupakan upaya untuk menciptakan kondisi dan situasi yang menguntungkan organisasi. Oleh karena itu, spektrum kegiatan Intelkam dalam pelaksanaan tugas Polri adalah mendahului, menyertai dan mengakhiri setiap kegiatan operasional kepolisian yang dilakukan oleh Polri.   Penyelidikan dalam Intelkam adalah kegiatan yang merupakan bagian integral fungsi intelijen untuk mencari, mengumpulkan, mengolah data (bahan keterangan) dan menyajikan informasi sebagai usaha penginderaan dan peringatan dini bagi pimpinan Polri, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional kepolisian sehingga hasilnya berguna/diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri (Pusdik Intelkam, 2008). Penyelidikan dilakukan untuk mencari, menggali, dan menggumpulkan data selengkap mungkin dari berbagai sumber, baik itu sumber terbuka maupun tertutup melalui kegiatan yang juga terbuka maupun tertutup, kemudian data tersebut diolah menjadi produk intelijen yaitu informasi yang siap digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan atau tindakan.

Pengamanan dalam konteks Intelkam adalah segala usaha, pekerjaan, kegiatan  intelijen yang ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan tugas pokok Polri yang dilaksanakan dengan menerapkan prosedur, metode, tehnik dan taktik berupa langkah-langkah pencegahan dan penindakan baik langsung, terbuka ataupun tertutup yang terhadap segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi berupa penyimpangan norma-norma untuk menjamin keamanan dan ketertiban dalam kehidupan, serta yang dapat diperkirakan akan menghambat kelancaran pelaksanaan pembangunan bangsa yang bersumber dari supra struktur, tehnostruktur, warga masyarakat dan lingkungan (Pusdik Intelkam, 2008). Pengamanan adalah upaya, langkah, dan tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk mangamankan suatu lingkungan beserta dengan segala isinya agar tercipta suasana aman dan tertib serta mensterilkan dari segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan.

Penggalangan dalam konteks Intelkam adalah semua usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dilakukan secara berencana dan terarah oleh sarana-sarana intelijen, khususnya untuk menciptakan dan atau merubah suatu kondisi di daerah tertentu/lawan (baik diluar maupun didalam negeri), dalam jangka waktu tertentu yang menguntungkan, sesuai kehendak atasan berwenang, untuk mendukung kebijaksanaan yang ditempuh atau yang akan ditempuh dan menghilangkan hambatan hambatan (Pusdik Intelkam, 2008). Penggalangan adalah upaya, langkah, dan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan membina, mengarahkan dan mengkondisikan suatu lingkungan dengan segala potensinya agar tercipta kondisi yang kondusif.

Intelkam adalah fungsi intelijen yang diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurut Karwita dan Saronto (2001: 126-127), tugas pokok Intelkam dapat dirumuskan dalam empat kegiatan sebagai berikut: (1) Melakukan deteksi terhadap segala perubahan kehidupan sosial dalam masyarakat serta perkembangannya di bidang ideologi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan untuk dapat menandai kemungkinan adanya aspek-aspek kriminogen, selanjutnya mangadakan identifikasi hakikat ancaman terhadap Kamtibmas; (2) Menyelenggarakan fungsi intelijen yang diarahkan ke dalam tubuh Polri sendiri dengan sasaran pengamanan material, personil dan bahan keterangan serta kegiatan badan/kesatuan, teradap kemungkikan adanya tantangan yang bersumber dari luar maupun dari dalam tubuh Polri agar Polri tidak terhalang atau terganggu dalam melaksanakan tugas pokoknya; (3) Melakukan penggalangan dalam rangka menciptakan kondisi tertentu dalam masyarakat yang menguntungkan bagi pelaksanaan tugas poko Polri; (4) Melakukan pengamanan terhadap sasasaran-sasaran tertentu dalam rangka mencegah kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu memperoleh peluang dan dapat memenfaatkan kelemahan-kelemahan dalam bidang Ipleksosbud Hankam, sebagi sarana ekploitasi untuk menciptakan suasana pertentangan patif menjadi aktif, sehingga menimbulkan ancaman atau gangguan di bidang Kamtibmas.

Sejalan dengan tugas pokok tersebut di atas, Karwita dan Saronto (2001: 126-127) mengemukakan empat peran yang diemban oleh Intelkam yaitu: (1) Melakukan deteksi dini agar mengetahui segala perubahan kehidupan sosial yang terjadi dalam masyarakat serta perkembangan selanjutnya, mengidetifikasikan hakekat ancaman yang tengah dan akan dihadapi, kemudian memberikan peringatan dini sebagai bahan dasar serta penentuan arah bagi kabijaksanaan dan pengambilan keputusan/tindakan oleh pimpinan Polri; (2) Melakukan penggalangan terhadap individu sebagai informal leaderatau kelompok masyarakat tertentu yang diketahuai sebagai sumber ancaman/ gangguan agar minimal tidak berbuat sesuatu yang merugikan, maksimal berbuat sesuatu yang menguntungkan bagi pelaksanaan tugas pokok Polri; (3) Mengamankan semua kebikjaksanaan yang telah dan atau akan digariskan pimpinan Polri di pusat maupun di daerah. Untuk kepentingan tugas tersebut, intelijen bergerak dengan orientasi ke depan, bertujuan agar dapat mengungkapkan motivasi pelaku serta latar belakang timbulnya gejala dan kecenderungan yg mengarah pada timbulnya ancaman/gangguan.

Secara khusus, tugas pokok dan fungsi Intelkam di lingkungan Polri diatur berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 22 Th.  2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Daerah serta Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 23 Th. 2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor. Pada tingkat Polda terdapat Direktorat Intelkam (Ditintelkam) sebagai unsur pelaksana tugas pokok dalam bidang intelijen keamanan, termasuk persandian dan intelijen teknologi, baik sebagai bagian dari kegiatan satuan-satuan atas, maupun bahan masukan penyusunan rencana kegiatan operasional Polda dalam rangka pencegahan gangguan dan pemeliharaan keamanan dalam negeri. Pada tingkat Polres terdapat Satuan Intelkam (Satintelkam) yang bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi Intelijen bidang keamanan, pelayanan yang berkaitan dengan ijin keramaian umum dan penerbitan SKCK, menerima pemberitahuan kegiatan masyarakat atau kegiatan politik, serta membuat rekomendasi atas permohonan izin pemegang senjata api dan penggunaan bahan peledak. Pada tingkat Polsek terdapat Unit Intelkam, bertugas menyelenggarakan fungsi intelijen bidang keamanan meliputi pengumpulan bahan keterangan/ informasi untuk keperluan deteksi dini dan peringatan dini, dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas, serta pelayanan perizinan.